Rancangan APBD 2020, Fokus Pertumbuhan Ekonomi dan Infrastruktur

  • Whatsapp
Rancangan APBD 2020, Fokus Pertumbuhan Ekonomi dan Infrastruktur
RAPAT PARIPURNA. DPRD Kabupaten Pasangkayu menggelar rapat paripurna persetujuan bersama antara DPRD Pasangkayu dengan Pemda Pasangkayu terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 atau Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah.

PASANGKAYU, SULBAR EXPRESS – DPRD Kabupaten Pasangkayu menggelar rapat paripurna dengan agenda persetujuan bersama antara DPRD Pasangkayu dengan Pemkab Pasangkayu terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 atau Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah.

Selain membahas LKPj dalam paripurna tersebut juga dilakukan penyerahan rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) digelar di ruang sidang paripurna Gedung DPRD Pasangkayu, Rabu 3 Juli.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutan Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa mengatakan, agenda sidang paripurna tersebut adalah persetujuan bersama terhadap Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2018 dirangkaikan dengan penyerahan rancangan KUA-PPAS Kabupaten Pasangkayu Tahun Anggaran 2020 sesuai dengan amanat Pasal 301 Ayat 2 Permendagri Nomor 13 Tahun 2019, tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah.

“Jadi, berdasarkan Permendagri Nomor 33 Tahun 2019 tentang pedoman penyusunan APBD tahun 2020 dinyatakan bahwa penyampaian KUA-PPAS ke DPRD dilakukan secara bersamaan, paling lambat minggu kedua pada bulan Juli tahun 2019. Bersyukur karena tahapan dan proses penyusunan Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD telah berjalan tepat waktu dan selanjutnya akan diserahkan kepada Pemprov untuk dilakukan evaluasi sebelum ditetapkan menjadi Perda,” kata Agus.

Menurutnya, tahapan dan proses penyusunan pedoman rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) berdasarkan Permendagri Nomor 86 tahun 2017, telah dilakukan sinkronisasi bersama dengan Pemprov Sulbar pada tanggal 25 Juni 2019 yang merupakan acuan dalam penyusunan rancangan KUA-PPAS dan rancangan APBD 2020.

“Memperhatikan kondisi perekonomian makro dan kinerja pembangunan daerah, maka tema RKPD 2020 adalah penguatan pertumbuhan ekonomi dan infrastuktur guna pemerataan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah. Dimana sasaran pembangunan yang ingin dicapai oleh Pemda Pasangkayu, antara lain pendapatan perkapita antara Rp60 hingga Rp62 juta, pertumbuhan ekonomi 7 persen hingga 8 persen, penurunan tingkat pengangguran terbuka sekitar 2 persen hingga 4 persen, penurunan tingkat kemiskinan menjadi sekitar 3 persen hingga 4 persen,” tutup Agus. (ndi/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *