Wabup Resmikan Aplikasi PBB Berbasis Android

  • Whatsapp
Wabup Resmikan Aplikasi PBB Berbasis Android
Wabup Resmikan Aplikasi PBB Berbasis Android

POLMAN, SULBAR EXPRESS – Kelurahan Pekkabata Kecamatan Polewali melaunching aplikasi info Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) berbasis android, Acara launching yang digelar di kantor Lurah Pekkabata ini dihadiri para lurah se-Kabupaten Polman, Kamis 4 Juli.

Wakil Bupati Polman HM Natsir Rahmat didaulat menggunting pita merah sebagai tanda peresmian aplikasi info PBB berbasis android di Wilayah Kelurahan Pekkabata.

Bacaan Lainnya

Lurah Pekkabata Nabil Wijdan mengatakan aplikasi info PBB tersebut bisa didownload di Hand Phone (HP) android dengan nama info PBB, Setelah di download kemudian akan muncul profil petugas pajak atau kolektor pajak lengkap dengan nama dan nomor HP nya.

“Pada menu pengaduan juga bisa mengecek SPPT nomor objek pajak, kemudian nominal pajak muncul secara otomatis,” kata Nabil.

Ia menambahkan aplikasi info PBB akan diperbarui secara terus menerus seiring berjalannya waktu, Sebab itu, Nabil Wijdan berharap melalui aplikasi ini realisasi PBB masing masing Lingkungan di Kelurahan Pekkabata akan terpantau.

“Misalnya kita mau bayar pajak, bisa langsung mengklik profil kolektornya dan secara otomatis terkoneksi langsung ke akun Whatsapp (WA) nya,” tambahnya.

Nabil juga menyampaikan efektivitas dan efisiensi penagihan pajak dapat lebih baik lagi dari sebelumnya, Hal itu lantaran aplikasi info PBB bisa diakses semua orang apabila sudah di Download.

“Biar bukan warga Pekkbata, seumpama dia menetap di Makassar tapi kalau ada PBB nya di Kelurahan Pekkabata bisa gunakan aplikasi ini,” ungkap Nabil.

Sementara itu, lanjut Nabil aplikasi info PBB sangat mudah digunakan di HP android karena tinggal menginput nomor SPPT wajib pajak kemudian mengklik menunya.

“Kalau PBB belum lunas tercatat belum lunas begitupun sebaliknya, mudah mudahan apa yang kami lakukan dapat ditiru kelurahan lain di Polman,” terangnya.

Sedangkan, Wakil Bupati Polman HM Natsir Rahmat mengungkapkan saat ini masih banyak perumahan yang belum bayar PBB, olehnya terobosan inovatif aplikasi info PBB berbasis android patut ditiru.

“Intinya disini pengawasan melekat terhadap apa saja yang kita lakukan, di pasar saya lihat karcis satu dipotong dibagi dua yang lain masuk kantong, mudah mudahan kedepan tidak ada lagi pungutan seperti itu,” ujar Natsir.

Selain itu, Natsir juga mengimbau supaya tidak menunda bayar pajak, karena wajib hukumnya, sehingga diperlukan kesadaran masyarakat agar taat bayar pajak.

“Saya berharap kepada seluruh petugas terkait untuk bersama sama menyukseskan program aplikasi PBB ini,” tandasnya.(ali/hab)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *