Bendungan Jebol Belum Diperbaiki, Puluhan Hektare Sawah Kekeringan

  • Whatsapp
Bendungan Jebol Belum Diperbaiki, Puluhan Hektare Sawah Kekeringan
JEBOL. Masyarakat di Desa Bambaira melihat keadaan bendungan yang jebol beberapa waktu lalu di Desa Kaluku Nangka.

PASANGKAYU, SULBAR EXPRESS – Puluhan hektare lahan persawahan milik warga masyarakat di Desa Bambaira, Kecamatan Bambaira, mengalami kekeringan sehingga tidak dapat menanam padi.

Hal itu disebabkan karena bendungan irigasi di Desa Kaluku Nangka, jebol beberapa waktu lalu dan belum ada perbaikan dari instansi terkait.

Bacaan Lainnya

Salah satu pemuda warga Desa Bambaira, Agusalim mengatakan, kerusakan bendungan irigasi akibat jebol karena derasnya aliran air sungai dan sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan diperbaiki dari pemerintah setempat atau instansi terkait.

“Kami sudah melaporkan kerusakan bendungan irigasi Kalukku Nangka ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pasangkayu. Namun pihak Dinas PUPR belum bisa memperbaiki karena terkendala dengan anggaran,” kata Agusalim di Bambaira, Sabtu 17 Agustus.

Padahal, menurutnya, sawah yang tidak bisa ditanami padi merupakan satu-satunya sumber penghasilan masyarakat Desa Bambaira untuk menyambung hidup.

“Sekarang sawah ini tidak bisa ditanami padi, karena air irigasi tidak mengalir ke sawah. Akibatnya, puluhan petani di Desa Bambaira terancam kehilangan sumber penghasilan untuk menghidupi keluarganya,” tutur Agusalim.

Agus berharap, agar pemerintah atau instansi terkait untuk segera memperbaiki bendungan irigasi yang jebol tersebut. Sehingga air irigasi dapat mengalir kembali ke sawah petani.

“Kasihan melihat petani. Ekonomi mereka terpuruk. Sawah yang selama ini jadi sumber penghasilan tidak bisa ditanami padi,” imbuhnya. (ndi/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *