Tingkatkan Kualitas SDM dan Kesehatan, Pemprov Gandeng Perusahaan Asal Jepang

  • Whatsapp
Tingkatkan Kualitas SDM dan Kesehatan, Pemprov Gandeng Perusahaan Asal Jepang
PELUANG INVESTASI. Pemprov Sulbar menggelar rapat kerjasama dengan Gakken Holding dan Kaikoukai Health Group, Rabu 31 Juli. Kedua perusahaan besar ini akan bekerjasama dengan emprov Sulbar untuk pengembangan SDM dan tenaga kesehatan.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Dalam rangka percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) bidang pendidikan dan kesehatan di wilayah Sulbar, Pemprov bakal menggandeng dua perusahaan besar asal Jepang yakni, Gakken Holding dan Kaikoukai Health Group.

Adapun konsep kerjasama yang ditawarkan Gakken Holding dan Kaikoukai Health Group dalam pertemuan tersebut, yakni memberi kesempatan kepada honorer lingkup Pemprov Sulbar untuk mengikuti pelatihan dan menjadi tenaga kerja kesehatan di Jepang.

Bacaan Lainnya

Sekprov Sulbar Muhammad Idris mengatakan kehadiran perusahaan besar asal Jepang tersebut merupakan suatu kesyukuran. Sebab hal tersebut menjadi peluang besar dalam upaya mendorong percepatan dan peningkatan kualitas SDM di bidang pendidikan dan kesehatan di Sulbar.

“Energi kami tidak cukup untuk mempercepat peningkatan kualitas SDM di daerah ini. Alhamdulillah kita tersambung dengan pihak Gakken dan Kaikoukai Health Group,” kata Idris, Rabu 31 Juli.

Ia menambahkan salah satu isu yang sangat kritis di Sulbar saat ini adalah kualitas SDM yang bisa dikatakan tidak menggembirakan. Sehingga perlu membangun kemitraan strategis dengan dua perusahaan itu, agar peningkatan kualitas SDM di provinsi ke-33 ini dapat segera diwujudkan.

“Itulah sebabnya kita mengundang group-group raksasa ini ke Sulbar untuk membicarakan sejumlah peluang kerjasama di bidang pendidikan dan kesehatan. Sebab hal ini sekaitan dengan konsep bagaimana membangun SDM yang berkualitas di 2020 dan seterusnya,” tambahnya.

Sedangkan, Konsultan Gakken Holding dan Kaikoukai Health Group Abe Kazuya mengungkapkan merasa senang dengan adanya rencana kerjasama tersebut. Menurutnya kebutuhan tenaga kerja kesehatan di Jepang sangat besar, khususnya di rumah sakit yang menangani lansia.

“Kami sangat senang jika ada kerja sama, sebab banyak manfaatnya bagi kedua pihak. Jepang sangat membutuhkan itu, begitupun Indonesia khususnya Sulbar, karena akan mendapatkan sesuatu yang lebih dari selama ini,” ucap Abe.

Abe juga menyampaikan bentuk kerjasama yang akan dilakukan dengan pihak Pemprov Sulbar kedepan yakni, meningkatkan kualitas SDM di bidang pendidikan dan kesehatan bagi honorer.

“Saya mencoba menawarkan kerjasama, bagaimana meningkatkan kualitas SDM bagi honorer di Sulbar. Hal ini saya sudah sampaikan kepada pak Sekda saat bertemu beberapa waktu lalu,” ungkap Abe.

Melalui pertemuan tersebut, ia menggambarkan, jika Sulbar mampu mengirim tenaga kerja kesehatan ke Jepang sebanyak 100 atau 200 orang tiap tahunnya dalam kurun waktu lima sampai 10 tahun kedepan. Maka tidak akan ada lagi kekhawatiran terhadap kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit di Sulbar.

Untuk diketahui, Gekken Holding bergerak di bidang pendidikan dan sudah berdiri selama 70 tahun. Sedangkan Kaikoukai Health Group yang berkecimpung di bidang kesehatan sudah berdiri selama 40 tahun dan memiliki rumah sakit klinik kurang lebih 38 unit dan rumah sakit khusus menangani lansia sebanyak 16 unit yang semuanya berada di Jepang. (hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *