10 Pejabat Fungsional BKKBN Sulbar Dilantik, Diharap Lebih Profesional dan Semakin Maju

  • Whatsapp
10 Pejabat Fungsional BKKBN Sulbar Dilantik, Diharap Lebih Profesional dan Semakin Maju
PELANTIKAN. Sepuluh pejabat fungsional BKKBN Sulbar mengikuti pelantikan secara virtual, Jumat 17 Juli 2020.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Sebanyak 687 pegawai BKKBN dilantik menjadi pejabat fungsional. Dari jumlah yang dilantik, 10 diantaranya merupakan pegawai BKKBN Provinsi Sulawesi Barat.

Pelantikan tersebut dilaksanakan secara virtual, diikuti oleh Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, Sekretaris Kementerian PAN-RB Dwi Wahyu Atmaji, Plt. Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PAN-RB Jufri Rahman, dan Staf Khusus Menteri PAN-RB Bidang Penanganan Radikalisme Yoyon Tony Surya Putra. Serta disaksikan langsung oleh Kepala BKKBN Provinsi Sulawesi Barat, bersama sekretarisnya.

Bacaan Lainnya

Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo dalam sambutannya mengungkapkan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tentang penyederhanaan birokrasi.

Selain itu BKKBN juga telah mengeluarkan Peraturan Badan Nomor 11 tahun 2020 tentang organisasi dan tata kerja BKKBN yang telah mencakup Peraturan Kepala Nomor 72 tahun 2011 sehingga pejabat fungsional yang baru dilantik ini penempatannya telah sesuai struktur organisasi dan tata kerja BKKBN.

“Untuk melantik pejabat fungsional dari transformasi jabatan administrasi ke jabatan fungsional dan jabatan administrasi di lingkungan BKKBN sebagai bentuk tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia,” kata Hasto Wardoyo melalui via zoom, Jumat 17 Juli.

Ia menambahkan, upaya penyederhanaan birokrasi yang dilakukan BKKBN dengan mengalihkan 671 pejabat struktural mengisi jabatan fungsional mendapat apresiasi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo.

Bahkan Tjahjo Kumolo terlihat menghadiri pelantikan pejabat fungsional BKKBN secara virtual di Ruang Majapahit Kementerian PAN-RB, Jakarta.

“Ada beberapa kelemahan dari struktur organisasi birokrasi saat ini. Struktur birokrasi yang gemuk menjadikan proses pengambilan kebijakan dan keputusan berjalan lambat. Oleh karena itu, dengan adanya penyederhanaan struktur, diharapkan kinerja birokrasi menjadi lebih efisien dan efektif,” katanya melalui zoom.

Sementara itu Kepala BKKBN Sulbar Nuryamin mengungkapkan penyesuaian tersebut dilaksanakan berdasarkan perintah Presiden yang ditindaklanjuti oleh BKKBN.

“Sesuai arahan Presiden sudah dilakukan oleh BKKBN Sulbar dengan pengalihan fungsi dari jabatan administrasi ke jabatan fungsional,” kata Nuryamin.

Ia juga menegaskan kedepan ASN ini lebih profesional lagi, lebih berkompetensi lagi dan lebih memacu diri serta lebih kreatif lagi dalam rangka pelayanan publik. Sehingga kedepan ASN punya peran yang didorong untuk bisa lebih maju dan lebih meningkatkan kualitasnya.

“Hari ini (Jumat, 17 Juli red,) ada 10 orang yang dialihfungsikan dari jabatan sebelumnya eselon III, kepala bidang, ada juga kasubid eselon IV ada enam jabatan yaitu analis kebijakan, perencana ada juga statistisi, analis keuangan tekhnologi pembelajaran,” ucapnya.

Berdasarkan keputusan BKKBN nomor 1823 tahun 2020 ditetapkan 10 orang pejabat fungsional di lingkup BKKBN Sulbar. Antara lain, pertama, Sukadama Lampugo dengan jabatan lama, Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi kemudian diangkat menempati unit kerja sebagai Perwakilan BKKBN Sulbar.

Kedua Walfa DH, N Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Sejahtera. Ketiga, Dan Sumarno Parumbuang, Kepala Sub Bidang Data dan Informasi. Kesmpat, Dermawan Baharuddin, Kepala Sub Bagian Umum.

Kemudan kelima Dudi Fahdiansyah, Kepala Sub Bidang Bina Kesetaraan KB Jalur Pemerintah dan Swasta. Keenam Edwin Bara, Kepala Sub Bidang Pengendalian Penduduk. Ketujuh Mubarak Husni, Kepala Sub Bagian Perencanaan. Delapan, Nasrullah, Kepala Sub Bidang Penggerakan Advo Kepala Seksi dan KIE.

Selanjutnya kesembilan Suardi, Kepala Sub Bidang Pelatihan dan Pengembangan. Dan yang kesepuluh Syarifuddin, Kepala Sub Bagian Keuangan dan Pengelolaan BMN.

Sementara selanjutnya Nuryamin menjelaskan bahwa berdasarkan keputusan itu masih ada sejumlah ASN lingkup BKKBN Sulbar akan masuk pada tahap kedua.

“Tahap kedua juga akan dilakukan kembali karena selebihnya masih dalam proses Kemenpan-RB ada empat yang sementara diproses dan itu diperkirakan secepatnya selesai,” tandasnya. (idr/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *