Bawaslu Mamuju Waspadai Isu Sara di Pilkada

  • Whatsapp
FOTO : IDRUS IPENK
WAWANCARA, Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin Saat diwawancara. Minggu 30 Agustus.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mamuju waspadai isu sara dan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada perhelatan pilkada 2020.

Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin, mengatakan pihaknya terus berupaya meminimalisir kemungkinan terjadinya pelanggaran pemilu, termasuk isu sara yang digunakan kandidat dalam menarik simpati publik serta netralitas ASN.

Bacaan Lainnya

“Kami sementara melakukan langkah-langkah prevensif termasuk mengundang Parpol untuk berdiskusi,” kata Rusdin, saat dikonfirmasi, Jumat 28 Agustus.

Ia mengungkapkan, sesuai dengan pengamatannya, terlihat saat ini yang marak terjadi adalah gesekan-gesekan di media sosial (Medsos) antara pendukung pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Mamuju.

“Terakhir kami lakukan rapat koordinasi dengan parpol dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mamuju membahas terkait pencalonan dan sebagainya,” katanya.

Selain melayangkan imbauan secara tertulis, kata Rusdin, pihaknya juga melayangkan imbauan secara lisan serta dalam bentuk diskusi terkait pengawasan isu sara di medsos dan pelanggaran netralitas ASN.

“Kami selalu mencegah kemungkinan terjadinya isu sara di medsos meskipun hingga kini belum terlihat,” kata Rusdin.

Rusdin juga mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan kunjungan ke beberapa tokoh di Mamuju dengan mengajak pihak kepolisian untuk mengedukasi masyarakat sehingga isu sara tidak terjadi pada pilkada Mamuju tahun 2020.

“Kami berharap masyarakat tidak sampai menimbulkan isu sara sehingga pilkada Mamuju tahun ini berjalan dengan baik,” tandasnya. (idr/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *