BKKBN-Komisi IX DPR-RI, Lakukan Edukasi Bangga Kencana

  • Whatsapp
BKKBN-Komisi IX DPR-RI, Lakukan Edukasi Bangga Kencana

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Anggota Komisi IX DPR-RI daerah pemilihan Sulawesi Barat, Andi Ruskati Ali Baal menghadiri sosialisasi, advokasi, dan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di masa pandemi Covid-19.

Kegiatan berlangsung di kompleks Pasar Tasiu, Kelurahan Kalukku, Kecamatan Kalukku, Mamuju, Kamis 5 November. Hadir dalam acara ini sekitar 30 orang pasangan usia subur (PUS).

Dalam sambutannya, Ruskati mengharapkan agar masyarakat bisa memahami arti pentingnya program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana) bagi kemajuan Provinsi Sulawesi Barat.

“Sulbar itu terkenal dua. Peringkat pertama pernikahan dini (usia anak) dan peringkat kedua stunting. Jadi cukup memprihatinkan. Karena itu, mudah-mudahan bapak ibu yang mewakili ini, bisa paham bagaimana masyarakat ber-KB demi masa depan kita semua,” ungkap Ruskati.

“Dulu, orang bilangnya banyak anak banyak rezeki, tapi sekarang banyak anak banyak risiko. Makanya bapak ibu, ayo ikut KB. Dua anak lebih sehat. Berencana itu keren,” katanya.

Ruskati juga menambahkan bahwa selama ini bersama BKKBN selalu melaksanakan edukasi keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.

“BKKBN selalu mengedukasi masyarakat. Jangan terlalu banyak anak, jangan terlalu dekat jaraknya, jangan terlalu muda dan jangan terlalu tua baru menikah atau melahirkan. Kalo bapak ibu sudah mengerti ini, insyaallah anak-anak kita akan berkembang,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat, Nuryamin menyatakan bahwa dengan kegiatan ini menunjukkan BKKBN senantiasa membangun kerjasama yang harmonis dengan Komisi IX DPR-RI sebagai mitra kerja strategis.

“Komisi IX DPR-RI adalah mitra kerja strategis BKKBN. Melalui program bangga kencana, kita mengharapkan agar Komisi IX DPR-RI senantiasa memberikan dukungan, baik dukungan anggaran maupun politik. Sehingga pelaksanaan program di lapangan dapat berjalan dengan baik dan memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. Itu yang kita harapkan,” ujar Nuryamin.

Ia juga mengungkapkan bahwa kedepan BKKBN akan berperan lebih aktif lagi dalam penanggulangan stunting.

“Terkait stunting, saat ini sedang digodok Peraturan Presiden (Perpres). Dalam Perpres tersebut akan termuat pasal dimana BKKBN ikut aktif ambil bagian dalam penanggulangan stunting secara nasional,” tuturnya.

Dalam kegiatan ini, dilakukan juga pelayanan KB MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) yang bertempat di Pustu Kalukku. Dan, pembagiaan paket sembako bagi keluarga-keluarga yang terdampak Covid-19 dari tujuh lingkungan di kelurahan Kalukku, yaitu Tasiu Induk, Tasiu Timur, Karumbitan, Lebbeng Timur, Le’beng, Salubiru, dan Salulayo. (sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *