Dorong Masyarakat Manfaatkan Pekarangan

  • Whatsapp
Dorong Masyarakat Manfaatkan Pekarangan
Masyarakat Desa Sarude, Kecamatan Sarjo mendapat pembinaan pemanfaatan pekarangan kosong.

PASANGKAYU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Pasangkayu bekerjasama dengan BKKBN Sulbar melakukan pembinaan pemanfaatan lahan pekarangan kosong masyarakat.

Pembinaan yang dihadiri langsung Kepala Dinas P2KBP3A Pasangkayu Arhamudin, Kepala Desa Sarude Tanda, Ketua BPD Sarude Syahrudin, Babinsa 1427-02 Rondomayang Serda Nazrul dan Kopda Dedy Cristian, dilaksanakan di Desa Sarude, Kecamatan Sarjo, Sabtu 21 November.

Kadis P2KBP3A Arhamudin menjelaskan bahwa, tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar dapat mandiri sehingga dapat berkontribusi positif terhadap pembangunan.

“Jika kesadaran masyarakat untuk selalu bisa mandiri, nantinya tidak lagi menjadikan bantuan dari pemerintah sebagai tujuan akhir,” jelasnya.

Untuk itu, Arhamudin mengajak masyarakat agar mau memanfaatkan lahan pekarangan dan lahan tidur yang selama ini dibiarkan terbengkalai dengan menanam tanaman yang dapat membantu pemenuhan gizi keluarga sehingga dapat bertahan dimasa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Pembinaan ini, lebih lanjut Arhamudin, merupakan program pembangunan keluarga melalui penarapan 8 fungsi keluarga dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan bekerja sama melibatkan seluruh masyarakat yang ada di desa dan pemerintah desa sehingga tercipta keluarga kecil berkualitas.

“Pada intinya, ini juga bagaimana pemerintah daerah dalam mewujudkan Pasangkayu yang lebih sejahtera, maju dan bermartabat, sebagai telah tertuang dalam Nawajiwa,” kata Arhamudin.

Kades Sarude Tanda berharap, ada pelatihan dan pembinaan pemanfaatan lahan perumahan dari pemerintah daerah dan BKKBN di desa Sarude, masyarakat bisa termotivasi dalam program ini agar tercipta kemandirian menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau memang kita betul-betul serius menjalankan dan menekuni program ini, insyaallah masyarakat bisa mandiri menuju kesehatan kita semua di desa ini khususnya,” singkat Tanda. (ndi/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *