Gubernur: Dulu Berjuang dengan Senjata, Sekarang Berjuang Lawan Covid-19

  • Whatsapp
Gubernur: Dulu Berjuang dengan Senjata, Sekarang Berjuang Lawan Covid-19
Gubernur Sulawesi Barat Andi Ali Baal Masdar menyerahkan bingkisan kepada sejumlah veteran, Selasa 10 November 2020.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Peringatan Hari Pahlawan Nasional 2020 berbeda dengan tahun lalu. Sebab momen bersejarah tahun ini diperingati di tengah pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial RI Juliari P Batubara, melalui Gubernur Sulawesi Barat Andi Ali Baal Masdar dalam sambutan upacara di kantor Gubernur Sulbar, Selasa 10 November.

“Harapan kita di tahun ini, kiranya momen peringatan Hari Pahlawan kita akan terus optimis dan tidak pernah ragu untuk memajukan Provinsi Sulawesi Barat walaupun di tengah masa pandemi Covid-19 membuat berbagai daerah negara maupun seluruh dunia menghadapi masa-masa yang sulit. Kita percaya bahwa badai ini akan selesai pada waktunya nanti,” kata Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar.

Ia juga menyampaikan, hari pahlawan kiranya tidak hanya sekadar diingat pada setiap 10 November saja. Namun lebih dari itu, perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah mempertaruhkan nyawanya untuk mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus terus dikenang sepanjang masa.

“Kalau dulu kita berjuang dengan mengangkat senjata, maka sekarang kita berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa. seperti, kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham-paham radikal, dan termasuk berjuang melawan pandemi Covid-19 yang saat ini melanda dunia,” sebut Ali Baal.

Apa yang telah dilakukan para pahlawan, sambungnya, kiranya dapat menginspirasi dan memotivasi semua untuk meneruskan perjuangan mereka. Meskipun dalam masa pandemi Covid-19.

Selain itu, peringatan hari pahlawan tahun 2020 diharapkan dapat berlangsung secara khidmat dan tidak kehilangan makna. Bahkan dapat memberikan energi tambahan untuk menggugah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kita dapat melaksanakan upacara bendera dan mengheningkan cipta secara serentak selama 60 detik untuk memperingati hari pahlawan 10 November 2020 dengan khidmat, meskipun di tengah masa pandemi Covid-19. Tentunya dengan jumlah peserta yang terbatas dan disesuaikan dengan protokol kesehatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai kepahlawanan seperti percaya kepada Tuhan YME, rela berkorban, pantang menyerah, suka membantu, dan bergotong royong, perlu terus dirawat dan dipupuk agar dapat tumbuh bersemi dalam hati sanubari setiap rakyat Indonesia,

“Semangat kepahlawanan yang terus menyala, dapat dijadikan sebagai motor penggerak dalam upaya mengisi kemerdekaan untuk mewujudkan cita-cita pendiri bangsa Indonesia,” ujarnya.

Usai peringatan Hari Pahlawan, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar menyerahkan bingkisan kepada sejumlah vetran yang ada di Sulbar. (idr/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *