Gubernur: Rawat Semangat Kekeluargaan

  • Whatsapp
Gubernur: Rawat Semangat Kekeluargaan
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menyampaikan sambutan saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya sebagai seremonial belaka, melainkan sebagai momentum untuk menguatkan kebersamaan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Kerukunan Masyarakat Polewali Mandar (KMPM), di Masjid Ar Rasyidin Abdullah, Jalan Pababari Mamuju, Selasa 10 November 2020.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Ali Baal Masdar, didampingi Ketua TP PKK Sulbar yang juga merupakan Ketua BKMT Sulbar, Andi Ruskati Ali Baal, serta Ketua Harian Muhammad Muflhi B Fatah, dan Anggota DPD RI Al Malik Pababari.

Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya maulid tersebut, sebagai bentuk perhatian dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, sosok manusia teladan yang diutus Tuhan sebagai rahmat.

“Hakikat memperingati Maulid Nabi, merupakan upaya kita untuk mencontoh dan meneladani sifat dan perilaku Rasulullah SAW dalam menjalani kehidupan. Ini juga merupakan upaya memperkokoh keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, sekaligus sebagai momentum silaturahmi antar sesama,” kata Ali Baal.

Sehingga ia berharap warga KMPM dan seluruh komponen masyarakat Sulbar lainnya tetap merawat semangat kekeluargaan dan ikut serta untuk berperan aktif bersama pemerintah menghadapi berbagai tantangan dan mewujudkan keadilan yang merata.

“Sesuai yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW untuk selalu merawat silaturahmi yang akan menguatkan kebersamaan antar warga masyarakat yang terdiri dari umara’ (pemerintah), para ulama dan cendekiawan, serta masyarakat. Dengan semangat kebersamaan akan memudahkan kita menghadapi berbagai problem dan tantangan,” ucapnya.

Hal tersebut senada dengan tema yang diangkat pada maulid KMPM “Meneladani sifat Rasulullah sebagai prinsip dalam menata kehidupan yang maju dan malaqbiq,”.

Sementara Ketua panitia Farid Wajdi, mengatakan peringatan Maulid ini adalah bagian dari memperkokoh jalinan silaturahmi sesama masyarakat Polewali Mandar yang ada di Sulawesi Barat.

“Kita berharap dari kegiatan yang dibungkus dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad ini, keakraban dan silarurahmi bisa semakin terjaga,” ucapnya.

Ketua Harian KMPM, Muflih B Fatta menambahkan, maulid yang diketengahkan ini sejalan dengan visi Pemprov Sulbar yang jika diartikan kata malaqbiq berarti mulia dan pada diri Rasulullah terdapat sifat-sifat yang mulia.

Pada kesempatan tersebut yang bertindak sebagai pembawa hikmah maulid adalah Habib Mahmud Bin Umar Al Hamid, dari Majelis Zikir Jami’atul Mubarakh Makassar. (idr/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *