Ibadah Umrah Kembali Dibuka, Jemaah Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

  • Whatsapp
Ibadah Umrah Kembali Dibuka, Jemaah Diminta Patuhi Protokol Kesehatan
Kepala Bidang Penyelenggaran Haji dan Umrah Kemenag Sulbar, Suharli.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Jemaah umrah Sulawesi Barat kembali akan melaksanakan ibadah di Baitullah. Kepastian itu setelah Pemerintah Arab Saudi mengizinkan calon jemaah Indonesia untuk kembali menyambangi tanah suci guna menunaikan umrah.

Kepala Bidang Penyelenggaran Haji dan Umrah Kemenag Sulbar, Suharli, menjelaskan Indonesia tercatat menjadi negara kedua setelah Pakistan yang telah mengantarkan jemaah umrah di awal-awal pembukaan. Tentu dengan pelaksanaan ketat protokol kesehatan.

Suharli, memastikan hal tersebut sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan oleh Keputusan Mentri Agama (KMA) Nomor 719/2020 yang disusun dengan merujuk pada seluruh ketentuan yang diterbitkan oleh Pemerintah Arab Saudi.

Namun, ada penambahan aturan yang disesuaikan dengan masukan dari berbagai kementerian, khususnya Kemenkes dengan penangan Covid-19.

Misalnya, jemaah yang boleh berangkat umrah di masa pandemi disyaratkan tidak memiliki penyakit.

Kemudian, jemaah harus bebas Covid-19 yang dibuktikan dengan hasil tes PCR atau swab test. Jika jemaah tidak dapat memenuhi persyaratan bukti bebas Covid-19, keberangkatannya ditunda sampai syarat tersebut terpenuhi.

“Kemudian harus berusia 18 sampai 50 tahun yang bisa, untuk sementara di Mamuju ada tiga yang kemarin tidak berangkat dari salah satu travel,” kata Suharli saat di konfirmasi di kantornya, Rabu 4 November.

Ketiga jemaah tersebut, sebelumnya batal berangkat lantaran pandemi Covid-19. Namun pihaknya mengatakan setelah dibolehkannya kembali, jemaah asal Indonesia pemberangkatan diprioritaskan terhadap jemaah yang mengalami pembatalan.

Kemudian, lanjutnya, nanti akan dilakukan sosialisasi terhadap KMA yang telah diterima dari Kementrian Agama. Agar pelaksanaan ibadah umroh bisa berjalan tertib.

Terkait biaya umrah tahun ini, pihaknya menuturkan itu berdasarkan dari masing-masing travel.

“Saya mau panggil sembilan travel untuk mengetahui berapa jumlah yang akan berangkat di masing-masing travel,” bebernya.

Sementara Kepala Kementrian Agama Wilayah Sulawesi Barat Muhammad Muflhi. B Fattah, menyampaikan rasa syukur dengan dibukanya kembali ibadah haji dan umrah.

Namun ia berharap meski di tengah pandemi, jemaah harus betul menaati segala protokol kesehatan yang diterapkan di Arab Saudi. Khususnya jemaah umrah apabila nantinya berangkat agar menjaga nama baik Indonesia khususnya Sulbar.

“Jemaah umroh ini harus betul menjaga protokol kesehatan, memahami alur perjalanan, kemudian menjaga nama baik bangsa Indonesia pada saat melaksanakan ibadah,” tandasnya. (idr/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *