JSI Unggulkan Pasangan Habsi-Irwan

  • Whatsapp
JSI Unggulkan Pasangan Habsi-Irwan
JSI merilis hasil survei pilkada Mamuju.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju Habsi Wahid – Irwan SP Pababari disebut memiliki peluang besar memenangkan pilkada 9 Desember mendatang.

Dari hasil survei yang dilakukan Jaringan Suara Indonesia (JSI) menyebutkan pasangan incumbent ini berhasil mendapat respon positif dari mayarakat Mamuju.

Wakil Direktur Eksekutif JSI, Popon Lingga Geni, mengatakan hasil survei yang dilakukan dengan mengumpulkan sekiranya 440 responden dimulai pada tanggal 21 sampai 26 Oktober 2020, dengan metode sampling random. Margin error sebesar 4,8 persen.

“Berdasarkan hasil keseluruhan survei yang dilakukan menempatkan Habsi Wahid-Irwan SP Pababari dengan persentasi suara 65,9 persen mengungguli pesaingnya Sutinah Suhardi – Ado Mas’ud dengan hasil 34,1 persen, berdasarkan distribusi normal,” kata Popon, Rabu 11 November.

Hasil tersebut berdasarkan tingkat keterpilihan responden kepada Habsi-Irwan dan Sutinah Suhardi -Ado Mas’ud pada pilkada Mamuju nanti.

Pihaknya juga melakukan simulasi pasangan kepada responden dengan pertanyaan, jika dilakukan pemilihan hari ini, dari dua pasang yang akan maju pada pilkada Mamuju mana yang akan dipilih oleh responden.

“Habsi Wahid dan Irwan SP Pababari mendapatkan 54,5 persen dan Sutinah Suhardi-Ado Mas’ud mendapatkan 28,2 persen yang belum memutuskan 13 persen dan yang tidak menjawab atau rahasia sebesar 4,3 persen,” ucap Popon.

Menurutnya juga, masih ada undecided voters atau pemilih yang belum memutuskan sebesar 17,3 persen.

“Ini hasil yang menurut saya cukup tinggi selisihnya dari dua pasangan calon. Sehingga dikatakan pasangan Habsi Wahid dan Irwan SP Pababari memiliki peluang untuk memenangkan pilkada 9 Desember nanti,” ujarnya.

Sementara itu berdasarkan hasil distribusi dukungan di 10 kecamatan, dengan minus Balabalakang, menempatkan pasangan Habsi Wahid dan Irwan SP Pababari jauh mengungguli Sutinah Suhardi-Ado Mas’ud.

Seperti Bonehau, Habsi Wahid-Irwan SP Pababari meraup presentasi sebesar 65,0 persen. Untuk Sutinah Suhardi-Ado Mas’ud sebesar 30,0 persen, lalu Kalukku Habsi Wahid dan Irwan SP Pababari sebesar 45,6 persen. Untuk Sutinah Suhardi sebesar 34,4 persen.

Selanjutnya, Kecamatan Kalumpang, Habsi Wahid-Irwan SP Pababari sebesar 50,0 persen, dan Sutinah Suhardi-Ado Mas’ud sebesar 15,0 persen. Mamuju Habsi-Irwan sebesar 45,6 persen dan Sutinah Suhardi sebesar 30,0 persen.

Kecamatgan Papalang, Habsi-Irwan 50,0 persen dan Sutinah-Ado 20,0 persen. Sampaga, Habsi-Irwan 76,7 persen dan Sutinah-Ado 13,3 persen.

Simboro dan Kepulauan, Habsi-Irwan 55,0 persen serta Sutinah-Ado 38,3 persen. Tapalang, Habsi-Irwan sebesar 46,7 persen serta Sutinah-Ado sebesar 50,0 persen. Tappalang barat, Habsi-Irwan 90,0 persen serta Sutinah-Ado sebesar 5,0 persen. Dan Kecamatan Tommo, Habsi-Irwan 67,5 persen serta Sutinah-Ado sebesar 15,0 persen.

Popon menjelaskan, secara keseluruhan pasangan Habsi-Irwan masih unggul atas kompetitornya Sutinah-Ado.

“Keunggulan tersebut cukup signifikan berdasarkan hasil yang telah dikeluarkan dengan keunggulan di atas 20 persen,” jelasnya.

Menurutnya, jika tidak ada hal signifikan terjadi pada pilkada nanti, maka kemungkinan pasangan Habsi Wahid-Irwan SP Pababari yang akan memenangkan pilkada.

Sehingga menurutnya, yang menjadi catatan dengan hasil tersebut adalah semangat dari seluruh tim dan pendukung tidak merasa puas dengan hasil tersebut.

“Jangan sampai, pengumuman hasil survei ini menjadikan tim over confidence dan menjadi lengah disaat-saat terakhir pilkada,” ucapnya.

Selin itu, ia menilai Habsi Wahid-Irwan SP Pababari akan memenangkan pilkada Mamuju berdasarkan pengalaman dan kemampunya membangun Mamuju.

Sementara itu menurut Habsi Wahid, hasil tersebut akan menjadi warning untuk seluruh tim agar tetap bekerja menggerakkan mesin-mesin politiknya.

“Seluruh perangkat ini akan dimaksimalkan, karena hasil survei ini sangat menjanjikan. Tetapi, bukan berarti bahwa kita sudah di atas angin untuk menang, karena masyarakatlah yang akan menentukan,” ucap Habsi.

Ia menjelaskan, bahwa semua hal masih bisa berubah jika pihaknya tidak bergerak. Sehingga hasil tersebut akan menjadi pemacu untuk memaksimalkan seluruh kekuatannya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *