Kader PKK Harus Lebih Produktif

  • Whatsapp
Kader PKK Harus Lebih Produktif
Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, menyampaikan sambutan di hadapan seluruh kader penggerak PKK di Hotel Grand Maleo Mamuju.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Peran Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sulawesi Barat dituntut lebih produktif dalam melakukan pemberdayaan keluarga.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar kepada seluruh jajaran pengurus Tim Penggerak PKK berserta para kadernya pada acara Gelar Karya dan Temu Kader PKK (Jambore) pekan lalu.

“Seluruh kader PKK yang tersebar sampai ke desa atau kelurahan agar senantiasa membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan dalam pembinaan keluarga. Khususnya terkait pemberdayaan perempuan, keluarga, dan kesetaraan gender,” kata Ali Baal Masdar.

Selain itu, ia berharap agar jajaran Tim Penggerak PKK secara konsisten melaksanakan penjabaran sepuluh program pokok PKK yang mengacu pada RPJM Nasional dan RPJMD Sulbar.

“Perlu menjadi perhatian tim penggerak PKK se-Sulawesi Barat supaya selalu berperan memberi masukan pada forum Musrenbang di setiap jenjang, sebagai upaya mempercepat terwujudnya kesejahteraan keluarga dan masyarakat yang maju dan mandiri dan menjadi Provinsi Sulbar yang malaqbi,” ucapnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh kader PKK, baik di setiap tingkatan untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga sinergitas yang telah terjalin serta menjadikan dasar pengambilan program OPD pemerintah Provinsi Sulbar. Sehingga, program dan kebijakan diharapkan semakin tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.

“Termasuk penanganan anak putus sekolah, mengatasi masalah stunting dan pernikahan dini, yang angkanya masih cukup tinggi di Sulbar,” ucapnya.

Sementara Ketua Panitia, Faika melaporkan, bahwa kegiatan tersebut adalah tindak lanjut dari program nasional dengan melibatkan peserta yang akan mengikuti pelatihan pengurus PKK sebanyak 50 orang.

“Pengurus PKK kabupaten sebanyak 2 per-kabupaten, pengurus PKK kecamatan, sebanyak 69 orang, dan pengurus PKK desa 69 Orang, kemudian Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai 19 sampai 21 November 2020,” tandasnya. (idr/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *