Satukan Persepsi Penanganan Kasus Narkotika, BNNP Bangun Koordinasi dengan Kejari Pasangkayu

  • Whatsapp
Satukan Persepsi Penanganan Kasus Narkotika, BNNP Bangun Koordinasi dengan Kejari Pasangkayu
Kepala BNNP Sulbar Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto didampingi Kabid Pemberantasan AKBP Herman Mattanete, melakukan kunjungan koordinasi di Kejaksaan Negeri Pasangkayu, Jumat 6 November 2020.

PASANGKAYU, SULBAR EXPRESS – Kepala BNNP Sulbar Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto melakukan kunjungan kerja di Kejaksaan Negeri Pasangkayu. Agenda ini dalam rangka menyamakan persepsi penanganan kasus norkotika.

Kunjungan kali ini didampingi Kabid Pemberantasan BNNP Sulbar AKBP Herman Mattanete. Diterima langsung Kepala Kejaksaan Negeri Pasangkayu Imam MS Sidabutar bersama Kasi Pidum Muhammad Fikri, di kantor Kejaksaan Pasangkayu, Jumat 6 November.

Dalam kunjungannya, Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto menyampaikan, kunjungan koordinasi BNNP Sulbar kepada Kejaksaan adalah tidak lain bagaimana menyamakan persepsi di antara aparat penegak hukum dalam penyalahgunaan narkotika, tentunya dengan harapan penanganan akan proporsional.

“Proporsional yang kita maksudkan adalah harus bisa memilih mana yang memang benar-benar pecandu dan mana yang tergolong pengedar, ataupun predikat bandar sekalian,” urainya.

Untuk itu, lanjut Sumirat, bahwa eksistensi dan peran Tim Asesmen Terpadu (TAT) dipandang penting karena menjadi gerbang penentu apakah tersangka yang menjalani asesmen tersebut adalah murni penyalahguna narkoba atau merangkap sebagai pengedar bahkan bandar.

Menurutnya, zonasi terkait pelaksanaan TAT dan penanganan kasus narkotika bagaimana bisa mendorong sistem peradilan cepat.

“Jadi, sistem peradilan cepat ini dilaksanakan guna mempersingkat waktu pelaksanaan penyidikan kasus narkotika khususnya dalam situasi Covid-19 saat ini,” terangnya.

“Sistem ini juga sementara didorong oleh pimpinan kami di BNN Pusat bersama Kejaksaan Agung RI, dalam bersama-sama menangani kasus narkotika,” sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Kajari Pasangkayu Imam MS Sidabutar mengapresiasi koordinasi BNNP Sulbar untuk menyatukan persepsi penanganan kasus narkotika, khususya di wilayah Kabupaten Pasangkayu.

“Kami rasa langkah khusus menyatukan persepsi harus segera disepakati di daerah ini, mengingat ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Pasangkayu sudah mulai tinggi,” singkat mantan Koordinator Pidsus Kejati Gorontalo ini. (ndi/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *