Tim KPK Datangi Kantor Bupati Polman

  • Whatsapp
Tim KPK Datangi Kantor Bupati Polman

POLEWALI, SULBAR EXPRESS – Kasus dugaan penyelewengan pengesahan APBD Polman tahun anggaran 2016 – 2017 memasuki babak baru. Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kantor Bupati Polman di Jalan Manunggal Kecamatan Polewali, sekitar pukul 14.21 Wita, Kamis 19 November.

Setibanya di sana, rombongan penyidik KPK yang berjumlah sekira 10 orang kemudian memasuki ruangan Asisten Administrasi Umum. Tampak sebuah koper besar dibawa oleh salah satu anggota tim dari KPK.

Usai didatangi KPK, Wakil Bupati Polman, HM Natsir Rahmat mengatakan kedatangan KPK hanya sekadar mengingatkan untuk menghadiri undangannya terkait persoalan pengesahan APBD Polman 2016-2017.

“Tidak ada diperiksa, diminta saja penjelasan kenapa tidak hadir. Penjelasannya kami tidak tahu, tidak ada undangan, tapi itu surat panggilan di Sekda, gak nyambung ya,” terangnya saat ditemui di lantai satu kantor Bupati Polman.

Menurut Natsir, tidak ada kesalahan di kantornya, sebab yang diundang adalah mantan pejabat Pemkab Polman periode 2016-2017 diantaranya almarhum mantan Sekda Polman, Kepala Badan Keuangan Daerah, Kepala Bappeda serta Kepala Dinas PUPR. “Jadi besok ini kita mau panggil lagi kembali,” jelasnya.

Natsir menuturkan penyidik KPK naik ke lantai dua ruangannya, lantaran ingin memintanya supaya turun ke bawah ke lantai satu. Meski demikian, ia mengakui hal ikhwal kedatangan KPK terkait pengesahan APBD 2016-2017.

“Hanya KPK minta dokumen pada dinas bersangkutan. Itu yang mau ditelusuri makanya diundang semua ini, tidak ada pengeledahan dan juga penjemputan,” ujarnya.

Selain itu, Natsir mengungkapkan bahwa penyidik KPK juga menanyakan keberadaan Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar. Ia pun menjawab kalau Bupati sedang perjalanan dari Bali.

“Bertanya saja pak Bupati dimana, saya bilang sedang dalam perjalanan dari Bali bersama PDAM,” tutupnya. (ali/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *