APBD 2021 Butuh Penyesuaian

  • Whatsapp
APBD 2021 Butuh Penyesuaian

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Barat tahun 2021 tampaknya harus dikoreksi. Khususnya perjalanan dinas.

Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulbar, Khaeruddin Anas, koreksi tersebut berdasarkan hasil rekomendasi atas evaluasi terhadap APBD Sulbar 2021.

“Mungkin belanja-belanja yang dianggap tidak efektif misalnya belanja perjalanan, itu dikurangi. Jadi bukan programnya yang digeser atau dihilangkan,” kata Khaeruddin, Selasa 29 Desember.

Ia menjelaskan, sebagaimana arahan Mendagri, maka TAPD dan DPRD Sulbar harus melakukan penyesuaian dan segera menetapkan APBD 2021 sebelum pergantian tahun.

Sementara Ketua DPRD Sulbar Sitti Suraidah Suhardi mengatakan belum memegang hasil rekomendasi Mendagri dimaksud. Dia pun mengaku menunggu hasil koreksi tersebut, lalu dilakukan penyesuaian, setelah itu disepakati bersama antara DPRD dan Pemprov Sulbar.

“Belum ada (rekomendasi atas evaluasi Mendagri, red) kita juga menunggu ini,” ucap Suraidah.

Diketahui hasil kesepakatan Banggar DPRD Sulbar dengan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), 31 November, target pendapatan Rp 2.030 miliar dan belanja daerah Rp2.023 miliar.

Dalam postur tersebut ada beberapa catatan. Pertama, perubahan asumsi Rp73 miliar dalam APBD disebabkan adanya pengurangan dana transfer ke daerah. Sehingga menyebabkan rasionalisi belanja pada barang dan jasa sebesar 11 persen.

Catatan lain perjalanan dinas yang dikurangi dari sekian OPD bakal dikembalikan pada APBD Perubahan 2021. Tentunya, dengan berjalannya APBD 2021 mengharapkan agar OPD meningkatkan PAD. Anggaran belanja menerapkan prinsip efisiensi dan tidak menumpuk di akhir tahun. (idr/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *