Belajar Tatap Muka Tunggu Izin Satgas

  • Whatsapp
Belajar Tatap Muka Tunggu Izin Satgas
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat, Prof Gufran Darma Dirawan.

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Rencana pemerintah membuka sekolah tatap muka awal Januari 2021 masih dalam proses persiapan. Hal itu terjadi karena kondisi Pandemi Covid-19 terus mengalami peningkatan.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat, Prof Gufran Darma Dirawan, mengatakan pihaknya belum berani untuk membuka sekolah tatap muka karena kondisi pandemi masih menunjukkan peningkatan.

“Sekarang semua sekolah sementara diperiksa oleh pengawas, apakah sudah siap atau tidak,” kata Gufran, Selasa 29 Desember.

Ia menjelaskan, secara keseluruhan kondisi sekolah di Sulawesi Barat sudah siap untuk dibuka, hanya saja sekarang Satgas Covid-19 belum mengeluarkan izin.

“Satgas Covid-19 daerah sesudah ada izin, yang tidak ada sekarang adalah izin Satgas Covid-19 provinsi sebagai penentu terakhir,” ujarnya.

Menurut Gufran, pihaknya akan melakukan koordinasi bersama Satgas Covid-19 provinsi apabila hasil pemeriksaan pengawas betul telah dirampungkan.

“Sekarang sudah ada sekitar 60 persen yang sudah diperiksa oleh pengawas dan sudah dinyatakan siap untuk dibuka,” ucapnya.

Hanya saja pihaknya akan tetap melihat kondisi yang ada, apakah terjadi penambahan pasien Covid-19 atau tidak.

“Apabila angkanya tidak, maka sekolah akan siap dibuka di pertengahan Januari. Jika masih tinggi maka kami tidak berani melakukan pembukaan sesuai SKB empat Menteri,” jelasnya.

Secara keseluruhan kabupaten di Sulawesi Barat telah mempersiapkan sekolahnya untuk dilakukan pembukaan kembali, seperti Kabupaten Majene, Pasangkayu, Mamasa, dan Polewali Mandar.

“Mamuju Tengah sekarang ini masih mengecek dan sebagian besar sudah masuk datanya, kemudian Mamuju juga demikian,” ucap mantan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) ini.

Ia berharap, angka Covid-19 tidak terus bertambah agar sekolah bisa terbuka kembali. Meski demikian, semua wajib waspada sebab kondisi saat ini Covid-19 masih ada dan cenderung masuk gelombang kedua.

Sehingga dibutuhkan kesadaran seluruh pihak agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan melaksanakan 3 M, dan tetap menjaga imun sesuai anjuran pemerintah. (idr/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *