KPU Mamuju Gelar Debat Publik Putaran Terakhir

  • Whatsapp
KPU Mamuju Gelar Debat Publik Putaran Terakhir
Ketua KPU Mamuju Hamdan Dangkang menyampaikan sambutan di sela-sela pelaksanaan debat publik putaran terakhir, di Hotel Grand Maleo Mamuju, Rabu 2 Desember 2020.

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Tahapan debat publik pilkada Mamuju tahun 2020 sudah selesai. Ditandai dengan pelaksanaan debat publik putaran terakhir, Rabu 2 Desember 2020.

Debat yang dilakukan di Hotel Grand Maleo Mamuju diikuti kedua pasangan calon. Yakni Sitti Sutinah Suhardi – Ado Mas ud, dan Habsi Wahid – Irwan SP Pababari. Digelar dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Ketua KPU Mamuju, Hamdan Dangkang dalam sambutan pembukanya menitip harapan besar kepada semua pihak yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung pada pelaksanaan Pilkada tahun ini agar mampu menjaga kondusifitas daerah.

“Berkompetisilah secara sehat. Hindari saling hujat, apalagi saling fitnah,” kata Hamdan pada debat publik putaran terakhir yang juga dihadiri pihak Bawaslu, TNI dan Polri.

KPU, sambung Hamdan, tetap berupaya maksimal lewat ragam kagiatan yang telah dan masih akan dilakukan dalam mewujudkan kualitas Pilkada Mamuju yang semakin baik. Meski begitu, keterlibatan dari seluruh lapisan masyarakat tetap jadi hal yang mesti terlaksana demi MACOA-nya Pilkada Mamuju 9 Desember 2020 nanti.

“KPU sekadar titik kecil dari sebuah lingkaran besar yang mesti tetap bergerak untuk terwujudnya Pilkada Mamuju yang MACOA. Peran serta dari semua pihak jelas jadi hal yang sedari dulu tetap kami semogakan,” sambung dia.

Terlebih karena Pilkada kali ini harus dilaksanakan di tengah wabah virus Corona. Menurut Hamdan, informasi seputar jaminan keamanan pemilih di TPS wajib untuk terus disuarakan.

“Penerapan protkokol kesehatan lewat 12 hal baru yang akan diberlakukan di TPS nanti harus terus tersosialisasi kepada pemilih,” imbuh Hamdan Dangkang.

Untuk informasi, debat publik putaran terakhir tersebut dipandu oleh wartawan senior asal Sulawesi Selatan, Mardiana Rusli. Adapun tema debat publik yakni “Menyelesaikan persoalan daerah guna menyelaraskan pembangunan di daerah dengan pusat dan menjaga keutuhan NKRI”. (sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *