Polman Darurat Kebakaran, Risbar: Mobil Damkar Baru Lebih Penting

  • Whatsapp
Polman Darurat Kebakaran, Risbar: Mobil Damkar Baru Lebih Penting
Anggota Komisi IV DPRD Sulbar, Risbar Berlian Bahri

POLEWALI – Legislator Sulbar, Risbar Berlian Bahri angkat bicara terkait kondisi mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Polewali Mandar yang telah kuno dan kerap mengalami kerusakan.

Bukan tanpa alasan, Risbar melontarkan poin penting yang patut digaris bawahi betapa pentingnya pengadaan damkar baru di Polman. Sebab bencana kebakaran rumah sudah menelan korban jiwa.

Bacaan Lainnya

“Sepatutnya eksekutif dan legislatif bersinergi untuk pengadaan mobil damkar. Apalagi sudah memakan korban jiwa, ini harus disegerakan, kita harus peka,” ujarnya, melalui sambungan telepon selulernya, Selasa 15 Desember.

Legislator Sulbar dapil Polman tersebut, beranggapan kebutuhan pengadaan mobil damkar baru lantaran Polman memiliki jumlah penduduk terbesar di Sulbar. Disamping itu, dalam kurun waktu empat tahun terakhir rumah yang ludes terbakar mencapai ratusan unit.

“Jadi kalau kita hitung-hitungan siap siaga dalam kondisi rawan kebakaran kita harus lebih siap. Masa jumlah penduduk banyak sementara damkarnya kuno,” kata Risbar.

Anggota DPRD Sulbar dua periode tersebut mengatakan Polman saat ini dalam kondisi darurat rawan kebakaran. Sehingga jika dalam pembahasan anggaran pengadaan barang ada masalah, maka boleh diberi kebijakan dalam kondisi darurat.

“Saya pikir bisa dimaklumi dalam perubahan postur anggaran, karena pengadaan mobil damkar ini perlu secepatnya, Darurat itu jika sudah makan korban, ini namanya ketelodoran yang terjadi, kalau kita melihat kondisi APBD Polman yang stabil, maka damkar perlu didesak masuk,” jelas Risbar.

Ia menambahkan apapun nama dan modelnya, mobil damkar baru harus lebih canggih dan modern, sesuai standar operasional kebakaran. Sebab, menurutnya kebakaran itu ada beragam penanganan, tidak boleh menggunakan mobil tangki sembarangan.

“Pengadaan mobil damkar baru lebih penting daripada hal lain yang kurang penting,” pungkas Risbar. (ali/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *