Program Kotaku Selesaikan Masalah Kawasan Kumuh di Mamasa

  • Whatsapp
Program Kotaku Selesaikan Masalah Kawasan Kumuh di Mamasa

MAMASA, SULBAREXPRESS.CO.ID – Tiga Kecamatan di Mamasa Sulawesi Barat menjadi sasaran program Kota Kumuh.

Diantaranya Kecamatan Mamasa, yakni Kelurahan Tawalian, Kecamatan Sumarorong, kelurahan Sumarorong, Kecamatan Messawa Kelurahan Messawa.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan, program Kotaku merupakan program bantuan yang menggunakan dana Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM).

Hal tersebut, sebagai upaya mempercepat penanganan permukiman kumuh di daerah perkotaan.

Ia berharap dengan  program Kotaku, maka penanganan pemukiman kumuh bisa tertangani di tiga kecamatan. Utamanya mengenai akses air minum layak serta sanitasi yang layak.

“Suatu kesyukuran mendapatkan bantuan program dari pemerintah pusat. Sisa bagaimana daerah harus menyiapkan sumber daya manusia untuk menjemput program tersebut,” ujar Ali Baal, pada peresmian Program Kotaku di Mamasa, Jumat 8 Januari 2021.

Ali Baal menarget, hingga 2022 mendatang  penanganan 6.000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) segera terselesaikan.

“Itu bisa dikerjakan di enam kabupaten, seribu per kabupaten,” ucapnya.

Ia juga berharap, apa yang dikerjakan tahun 2020 berlanjut di 2021, khusus program infrastruktur agar dikerjakan dengan baik.

“Jangan fiktif, jangan mark-up, kerjakan sesuai aturan perundag-undangan,” jelasnya.

Sementara Wakil Bupati Mamasa, Martinus Tiranda mengatakan program kotaku merupakan program yang pertama dilaksanakan di Mamasa. Hal tersebut berkat sinergitas antara pemerintah Kabupaten dan provinsi Sulawesi Barat.

“Kegiatan ini karena hasil perjuangan oleh Gubernur dan bapak kepala balai,” ucapnya.

Ia berharap program tersebut bisa berlanjut hingga di tahun 2021, khususnya daerah yang masuk dalam program Kotaku di Mamasa. (idr/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *