Tiba di Mamuju, Penggunaan Vaksin Tunggu Izin BPOM

  • Whatsapp
Tiba di Mamuju, Penggunaan Vaksin Tunggu Izin BPOM
Pemprov Sulbar bersama jajaran Forkopimda menerima vaksin Sinovac di Bandara Tampa Padang Mamuju, Rabu 6 Januari 2021.

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Dalam rangka menindak lanjuti kedatangan vaksin Covid-19 di Sulawesi Barat, Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar melakukan rapat virtual bersama Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Ali Baal Masdar, mengatakan rapat tersebut sebagai langkah kesiapan daerah untuk melakukan vaksin sekaligus mendengarkan arahan dari Presiden.

Ali Baal Masdar, mengatakan pihaknya akan melaksanakan vaksinasi sesuai arahan dari presiden.

“Sudah diarahkan oleh Presiden untuk penggunaan vaksin sebagai langkah mengatasi pandemi Covid-19 dan itu sudah ada di gudang sekarang,” kata Ali Baal, Rabu 6 Januari.

Sesuai arahan Presiden yang diutamakan adalah gubernur, kemudian kepala daerah bupati, ASN, dan para medis.

“Kalau saya tidak bisa karena umur saya sudah lewat, tetapi nanti kita lihat kalau sudah ada vaksin lain kita juga ikut, tidak ada masalah. Kalau ada saya duluan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pihaknya kini menunggu hasil pemeriksaan dari BPOM sebelum digunakan dan disalurkan ke setiap daerah.

“Sisa menunggu satu Minggu kedepan baru akan disalurkan dan itu harus berdasarkan izin BPOM,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini ada 500 orang tenaga kesehatan di Sulbar yang akan dilatih untuk melakukan vaksin nantinya.

Berikutnya adalah pemerintah provinsi akan melakukan vaksinasi dengan tiga paket, paket pertama 10.569 orang kemudian paket kedua diperkirakan ada 20 ribu orang dan paket ketiga sudah 90 persen.

Ali Baal, mengimbau masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah, utamanya untuk tetap melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan. “Karena tidak akan ada pemerintah mau membiarkan masyarakat untuk menderita,” bebernya.

Sementara Juru Bicara Satgas Covid-19, yang juga Kepala Dinas Kominfopers Provinsi Sulbar Safaruddin Sanusi, mengatakan Presiden telah mengarahkan terkait vaksin dan pemulihan ekonomi.

“Oleh karena itu, harapannya kita menunggu petunjuk teknis dari pusat terutama BPOM tentang penggunaan vaksin ini,” ucap Safaruddin.

Ia menjelaskan, seluruh Indonesia akan melakukan vaksin serentak pada tanggal 14 Januari.

“Tahap pertama sudah ada langkah-langkah sudah dilakukan yang pertama itu adalah tim kesehatan, baru pejabat publik, kemudian petugas yang bersentuhan langsung masyarakat,” ucapnya.

Pihaknya juga, menegaskan sesuai arahan Presiden untuk masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan meski vaksin telah dilaksanakan. Khususnya untuk pemerintah kabupaten agar tetap menegakkan 3M atau 3T.

Menurutnya berdasarkan jumlah vaksin yang diterima pemerintah Sulbar ada 10.960 dan tahap pertama dilakukan vaksin adalah tenaga kesehatan dengan jumlah 10.569 orang.

“Sehingga ada sisa sekitar 15 persen, itulah sisanya yang diberikan kepada tahap kedua pejabat publik, kemudian tokoh agama. Sehingga memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin ini aman,” tandasnya.

Pengamanan Ketat

Sebanyak 10.960 dosis vaksin Sinovac tiba di Mamuju Rabu pagi 6 Januari, dengan menggunakan pesawat terbang jenis CRJ 1000 Bombardir milik maskapai Garuda di bandara udara tampa Padang Mamuju.

Kedatangan Vaksin oleh PT Bio Farma mendapat pengawalan ketat dari personel Brimob bersenjata lengkap, Polda Sulbar dan Polresta Mamuju.

Wakapolda Sulbar Brigjen Pol Umar Faroq Melalui Kabid Humas Kombes Pol Syamsu Ridwan menjelaskan jika vaksin-vaksin ini akan didistribusikan ke seluruh kabupaten yang ada di Sulawesi Barat dengan pengawalan ketat dari aparat Kepolisian.

Saat ini vaksin tersebut sudah disimpan kedalam cool room gudang farmasi Sulbar yang selanjutnya akan dilakukan uji oleh Balai POM.

“Alhamdulillah vaksin Sinovac telah tiba di Mamuju dan sudah disimpan dalam cool room gudang farmasi Sulbar dengan pengawalan ketat dari aparat Kepolisian,” kata Kabid Humas. (idr/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *