TMMD Ke-110 Dilaksanakan di Majene

  • Whatsapp
TMMD Ke-110 Dilaksanakan di Majene

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Danrem 142 Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan, memberi kesempatan kepada Dandim 1401 Majene Letkol Inf. Yudi Rombe untuk memaparkan rencana kegiatan TMMD ke-110 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Majene.

Hal ini disampaikan di sela-sela rapat evaluasi program kerja Korem 142 Tatag TA 2020 yang dilaksanakan pada hari Rabu 6 Januari 2021  di ruang rapat Korem 142 Tatag.

Menurut Dandim 1401 Majene Letkol Inf. Yudi Rombe dalam pemaparannya bahwa rencana kegiatan TMMD ke-110 akan dipusatkan di Desa Awo Kecamatan Tammerodo Kabupaten Majene mulai tanggal 1 sampai 30 Maret 2021.

Ia menjelaskan rencana sasaran TMMD ke-110 ada dua, yakni  fisik maupun non fisik.

Untuk kegiatan sasaran fisik, pengerasan jalan sepanjang 1.000 meter dengan lebar 4 meter, termasuk pembuatan 1 unit  jembatan sepanjang 15 kali 4 meter.

Sedangkan pembuatan dekker dengan ukuran 4 kali 2 meter sebanyak 2 buah.

Satgas TMMD ke-110 juga akan merehab 1 unit masjid ukuran 12 kali 11 meter dan 2 unit rumah masyarakat ukuran 4 kali 6 meter.

Selanjutnya Dandim menjelaskan tentang sasaran non fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan bela negara, penyuluhan narkoba, penyuluhan KB Kes dan pengobatan gratis.

“Penyuluhan hukum dan kamtibmas, penyuluhan lingkungan hidup dan kehutanan serta penyuluhan paham radikalisme juga merupakan sasaran non fisik,” ungkap Dandim 1401 Majene.

Senada apa yang diucapkan oleh Kasi Teritorial Korem 142 Tatag Letkol Arh. Sri Rusyono, ketika dihubungi lewat telpon genggamnya, dirinya membenarkan bahwa rencana kegiatan TMMD ke-110 dilaksanakan di Majene pada bulan Maret 2021.

“Kita akan laksanakan TMMD di Majene namun sebelumnya akan dilaksanakan pra TMMD selama 12 hari,” ucap Letkol Arh Sri Rusyono, Kamis 7 Januari 2021.

Dikatakan pula bahwa pelaksanaan TMMD sasarannya diutamakan yang benar-benar dapat dirasakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Satgas TMMD akan bekerja bersama-sama dengan masyarakat, sehingga dibutuhkan kerjasama semua pihak khususnya tokoh masyarakat dan pemerintah setempat agar kegiatan ini dapat berjalan sesuai yang diharapkan,” tandas Kasi Teritorial Korem 142 Tatag. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *