Batetangnga Siap Jadi Pilot Project Desa Bersih Narkoba

  • Whatsapp
Batetangnga Siap Jadi Pilot Project Desa Bersih Narkoba

POLEWALI, SULBAR EXPRESS – Keseriusan dan semangat pemerintah desa dalam mendukung gerakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan WAR ON DRUGS (Perang Melawan Narkoba) menjadikan Desa Batetangnga Kabupaten Polman sebagai kandidat pilot project pencanangan Desa Bersinar (Bersih Narkoba) dari BNN RI.

Kepala BNNP Sulawesi Barat Brigen Pol Sumirat Dwiyanto didampingi Kepala BNNK Polewali Mandar Syabri Syam saat melakukan kunjungan ke Polewali Mandar langsung turun meninjau kesiapan di lapangan. Ia mengatakan bahwa Desa Batetangnga layak untuk didaulat menjadi Desa Bersinar.

“Berdasarkan arahan dari Kepala BNN RI saya langsung melihat kondisi Desa Batetangga memang sudah layak untuk dijadikan pilot project Desa Bersinar,” kata Sumirat, Jumat 12 Februari.

Keyakinan Kepala BNNP Sulbar memang cukup mendasar, dengan melihat potensi yang dimiliki serta keseriusan pemerintah desa, seluruh perangkat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, relawan anti narkoba dan  pendamping desa serta melihat potensi desa,  maka desa ini layak dijadikan Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba).

“Jadi hari ini kami melakukan kunjungan dan terjun langsung ke lapangan melihat situasi. Saya melihat pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat mendukung bahkan telah mempersiapkan diri menjadi desa bersih narkoba. Tentu ini yang menjadi alasan BNN menjadikan Desa Batetangnga sebagai Desa Bersinar 2021, kita akan berikan dukungan penuh,” kata Sumirat.

Sumirat menambahkan, BNNP dan BNNK akan meningkatkan kemampuan, pengetahuan, pemahaman dan kesadaran masyarakat Batetangnga untuk jauh dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Kami akan memberikan berbagai macam pelatihan melalalui berbagai kegiatan seperti KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan cara mencegah serta mengatasinya,” imbuh Sumirat.

“Kami mengajak masyarakat Batetangnga untuk berperan aktif dalam mengkampanyekan bahaya narkoba, Hidup 100 Persen dan War On Drugs. Selain itu mengajak masyarakat untuk mau melaporkan kepada instansi yang berwenang terkait adanya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba serta mengajak rehabilitasi kepada masyarakat yang sudah terlanjur sebagai pecandu untuk diobati sehingga pulih kembali dan mampu menjadi manusia yang sehat, sadar, oroduktif dan bahagia tanpa narkoba,” imbuhnya

Bahkan dengan adanya relawan anti narkoba sebanyak 20 orang beserta posko relawannya, semakin menyakinkan kalau mereka akan mampu menjadi pionir dalam memberikan edukasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat di desa sehingga masyarakatnya dapat terhindar dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *