Enam Bulan Mengikuti Rehabilitasi, WBP Lapas Polewali Diharap Kembali Produktif

  • Whatsapp
Enam Bulan Mengikuti Rehabilitasi, WBP Lapas Polewali Diharap Kembali Produktif
Kepala BNNP Sulawesi Barat, Brigjen Pol. Sumirat Dwiyanto bersama Kakanwil Kumham Sulbar, M. Anwar foto bersama WBP Lapas Polewali di sela-sela acara pembukaan rehabilitasi sosial narkotika, Kamis 25 Februari 2021.

POLEWALI, SULBAREXPRESS.CO.ID –  Warga Binaan Pemasyarakatan Kelas IIB Polewali Mandar resmi mengikuti kegiatan rehabilitasi sosial narkotika bagi warga binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis 25 Februari.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kakanwil Kumham Sulbar, M. Anwar, dihadiri langsung oleh Kepala BNNP Sulawesi Barat, Brigjen Pol. Sumirat Dwiyanto, sekaligus juga memberikan arahan terkait dengan rehabilitasi sosial narkotika bagi WBP di Lapas Polewali.

“Program rehabilitasi sosial narkotika bagi WBP merupakan langkah strategis dimana bertujuan untuk menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Bagi warga binaan yang telah menjalani rehabilitasi agar bisa Hidup 100 Persen, kembali sadar, sehat, produktif dan bahagia tanpa narkoba,” ujar Sumirat.

Ia berharap, setelah rehabilitasi sosial tahapan selanjutnya yakni pasca rehabilitasi dan pendampingan. Kegiatan pasca rehab dan pendampingan agar melibatkan berbagai unsur, seperti CSR berbagai perusahaan, elemen masyarakat, LSM, pemerhati dan penggiat relawan anti narkotika, serta pihak terkait lainnya.

Selain itu, Kepala BNNP Sulbar mengapresiasi dan memberikan dukungan terhadap kegiatan rehabilitasi sosial narkotika yang ada di Lapas.

“Diharapkan setelah selesai masa rehabilitasi dan bebas menjalani pidana, agar dapat kembali sehat dan produktif serta mendapatkan pekerjaan dengan bantuan dari berbagai unsur pihak terkait,” tutur Sumirat.

Rencananya, pelaksanaan kegiatan itu akan berlangsung selama enam bulan kedepan dengan menggunakan metode therapeutic community yang telah dikembangkan oleh Mgr. O Braien dari Amerika sejak tahun 1955 dan sudah diadopsi dan dilaksanakan di banyak negara di dunia.

“Mari kita perang terhadap penyalahgunaan narkoba,” tandas Sumirat. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *