Ombudsman Sidak Layanan Publik, Masih Ada ASN Belum Berkantor

  • Whatsapp
Ombudsman Sidak Layanan Publik, Masih Ada ASN Belum Berkantor
Ombudsman Sulbar menggelar rapat hasil sidak pelayanan publik pasca gempa.

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Kepala perwakilan Ombudsman Sulbar Lukman Umar, menegaskan bahwa pelayanan publik merupakan hajat hidup orang banyak. Olehnya penyelenggaraan layanan harus selalu siap mengakomodir kepentingan publik.

Lukman juga menambahkan, pasca bencana gempa bumi di Sulawesi Barat salah satu tantangan sejumlah penyelenggara layanan publik adalah keterbatasan fasilitas, sarana dan prasarana penunjang lainnya.

“Gempa bumi yang terjadi baru-baru ini menyebabkan banyak kerusakan pada sejumlah bangunan pemerintah,” ungkap Lukman.

Pantauan tim sidak Ombudsman, pada Biro Umum, Kesbang, Tapem, Biro Ortala, mengeluhkan keterbatasan air, fasilitas toilet, jaringan internet dan tenda yang kurang memadai.

Dengan kondisi serba terbatas pelayanan tetap berjalan secara darurat untuk mengakomodir kepentingan publik.

Adapun layanan medis dibeberapa rumah sakit tetap membuka pelayanan menggunakan tenda darurat di luar bangunan.

Meski demikian masih ada juga beberapa OPD yang memberikan pelayanan dalam kantor, seperti PTSP serta Dinkes Sulbar.

Adapun tingkat kehadiran ASN, menurut Lukman belum sepenuhnya berkantor bahkan masih ada yang berada di luar Sulawesi Barat.

Temuan tersebut, akan menjadi bahan Ombudsmam merumuskam saran korektif yang akan disampaikan kepada pemangku kebijakan di Sulawesi Barat, Kabupaten Mamuju dan Majene. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *