PMI Bangun Shelter untuk Korban Gempa

  • Whatsapp
PMI Bangun Shelter untuk Korban Gempa

FOTO:IST 
Relawan PMI mendirikan shelter untuk korban gempa di Botteng, Mamuju.

 

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Hunian sementara (Shelter) bakal dibangun untuk korban gempa di Mamuju. Hunian tersebut nantinya akan dijadikan sebagai kamp pengungsi binaan Palang Merah Indonesia (PMI).

Pendamping Kordinator Lapangan PMI untuk respon Bencana Gempa Sulbar, Sukri, mengatakan, sebelumnya pihaknya telah melakukan asesmen untuk korban terdampak bencana gempa bumi yang berada di posko pengungsian Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Dari situ didapatkan data sebanyak 96 kepala keluarga yang mengungsi.

Ia juga menuturkam serta tak lupa pula pihaknya juga mengkomunikasikan rencana pembuatan kamp tersebut kepada pemerintah desa setempat dan mendapat respon baik dari pemerintah desa serta disambut gembira dari para pengungsi yang berada di lokasi tersebut.

“Beberapa waktu yang lalu kami sudah kordinasi dengan pemerintah setempat dan tadi kami sempat bertemu langsung dengan pihak pemerintah setempat dan tadi hadir langsung kepala Desa Botteng, Sekdes boteng, serta kordinator pengungsian, dan alhamdulillah rencana pembangunan shelter binaan PMI ini kita sepakati bersama,” kata Sukri, Selasa 2 Februari.

Lebih lanjut, menurutnya kedepan dengan adanya kamp ini bisa menjadi sentral pelayanan terpadu PMI yang memberikan pelayanan mulai dari distribusi bantuan, pelayanan kesehatan, dukungan psikososial, distribusi air bersih, RFL, serta beberapa pelayanan lainnya yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pengungsi yang berada di sana.

“Kita coba intervensi dengan segera buat layout serta rencana untuk pembangunan shelter ini. Dan kebutuhan dasar berupa air bersih untuk mandi dan mencuci, termasuk sanitasinya juga akan kita rancang sebaik mungkin sehingga kedepan kamp ini menjadi tempat hunian yang layak, dan nyaman, bagi para pengungsi, serta menjadi hunian yang bermartabat,” ucapnya.

Sementara itu, kepala Desa Botteng, Jumardin, sangat menyambut baik rencana PMI dalam pembangunan shelter di Desa Botteng, dan dirinya juga mewakili masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PMI karena telah mau membantu meringankan beban masyarakatnya yang berada di pengungsian.

Hingga menjelang magrib PMI dibantu warga setempat berhasil mendirikan sebanyak 64 unit tenda pengungsian di Desa Botteng dan sisanya akan dilanjutkan pembangunannya dalam waktu dekat.

Rencananya PMI juga akan membangun beberapa kamp pengungsian terpadu lainnya di Kabupaten Mamuju dan Majene. (idr/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *