Relawan Bija Tolangi Salurkan Bantuan

  • Whatsapp
Relawan Bija Tolangi Salurkan Bantuan
Relawan Bija Tolangi menyerahkan bantuan ke Posko Sahabat Madani Sulbar, di Jalan Abd Syakur Mamuju, Minggu 7 Februari 2021.

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Pasca gempa bumi yang mengguncang Majene dan Mamuju Sulawesi Barat, berbagai relawan bergerak bahu-membahu membantu warga yang terdampak.

Bantuan yang diterima bukan hanya tenaga, tetapi juga bantuan logistik, hingga kebutuhan lainya yang mendesak bagi para penyintas.

Salah satunya, Relawan Bija Tolangi dari Desa Tolangi, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan juga turut andil membantu dengan cara turun ke jalan melakukan aksi penggalangan dana.

Selanjutnya dana tersebut disalurkan kepada Posko Sahabat Madani, Sulbar Kini yang terletak di Jalan Abd Syakur Mamuju. Kemudian dibelanjakan kebutuhan pokok seperti beras, terpal, obat-obatan dan kebutuhan balita. Lalu disalurkan kepada korban gempa yang ada di Mamuju.

Koordinator Relawan Bija Tolangi, Aras berharap bantuan tersebut dapat membantu dan meringankan penderitaan warga yang terdampak gempa di Sulbar.

Ia mengaku dana tersebut dari hasil penggalangan relawan Bija Tolangi yang turun ke jalan selama beberapa hari.

“Kami keluarga Bija Tolangi sangat bersyukur bisa berbagi dengan keluarga yang terdampak gempa di Sulbar. Semoga bantuan kami dapat bermanfaat,” kata Aras, Minggu 7 Februari 2021.

“Dan kami juga berterima kasih kepada saudara Awal yang telah memfasilitasi. Sehingga bantuan tersebut dapat tersalurkan,” jelasnya.

Sementara ketua Sahabat Madani Sulbar yang juga selaku koordinator Posko Sahabat Madani- Sulbar Kini mengucapkan terima kasih kepada para relawan Bija Tolangi yang telah mempercayakan untuk menyalurkan bantuan tersebut.

Sehingga bantuan tersebut dapat membantu warga yang terdampak gempa. Utamanya yang masih tinggal di tenda-tenda pengungsian karena kondisi rumahnya rusak parah bahkan roboh, akibat guncangan gempa berkekuatan 6,2 magnitudo beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah bantuan yang diamanahkan sudah kami salurkan kepada korban yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Sementara salah satu warga Mamuju, Akmal, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut.

Pasalnya ia salah satu korban yang rumahnya roboh dan rata dengan tanah. Dalam kejadian itu anak pertamanya seorang perempuan berusia 12 tahun meninggal dunia, karena tertimbun reruntuhan bangunan saat masih terlelap tertidur saat terjadi gempa.(idr/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *