1.000 Paket untuk Pedagang Terdampak Gempa

  • Whatsapp
1.000 Paket untuk Pedagang Terdampak Gempa

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Melalui Kemendag Peduli, Kementrian Perdagangan menyalurkan bantuan berupa 1.000 paket bahan pokok untuk warga terdampak gempadi Sulbar.

Pada kesempatan tersebut, Inspektur Jenderal Kemendag, Didid Noordiatmoko menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Gubernur Sulawesi Barat dan diteruskan kepada Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi Dan UKM Provinsi Sulawesi Barat Amir Maricar. Di rumah jabatan Gubernur Sulbar, Sabtu 27 Februari.

Didid Noordiatmoko, mengatakan pihaknya membawa 1.000 paket untuk disalurkan kepada masyarakat berupa 5 kilogram beras, dua liter minyak goreng, dua bungkus gula pasir, 20 bungkus mi instan, dua kaleng sarden, dua botol kecap, satu botol saus sambal, dua kotak teh celup, dua bungkus kopi kemasan, satu botol hand sanitizer, dan sarung.

“Diharapkan sedikit bantuan yang diberikan Kemendag Peduli untuk masyarakat di Sulawesi Barat dapat meringankan beban masyarakat terdampak,” kata Didid.

Didid menyampaikan, gempa bumi telah berdampak di beberapa daerah Provinsi Sulawesi Barat. Termasuk sejumlah pasar ikut terdampak.

Untuk itu, pemerintah telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam penanganan bencana dan Kemendag juga turut andil membantu untuk memulihkan ekonomi.

“Kami akan upayakan untuk segera melakukan perbaikan, jika mungkin 2021 ini jika tidak maka akan dimasukkan dalam 2022. Setidaknya kami ingin berbuat sesuatu untuk meminimalkan dampak gempa,” jelasnya.

“Perlu ada koordinasi dan kolaborasi yang kuat dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam menanggulangi dampak-dampak ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat,” lanjutnya.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat telah mengambil langkah-langkah mitigasi yang tepat, hingga penyaluran bantuan sosial kepada warga terdampak gempa.

Didid menegaskan tugas utama Kemendag adalah memastikan produsen, pedagang, dan konsumen mengalami dampak seminimal mungkin dari bencana, terutama kelangkaan barang atau kenaikan harga bapok.

“Oleh karena itu, kami berusaha untuk dapat memberikan fasilitasi dan dukungan kepada seluruh pihak agar kondisi yang sulit ini dapat dihadapi bersama,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menugaskan Wakil Menteri Perdagangan serta jajaran eselon 1 dan 2 Kementerian Perdagangan untuk memantau ketersediaan pasokan bahan pokok dan stabilisasi harga yang mungkin terjadi akibat bencana.

Pemantauan tersebut sekaligus untuk menyalurkan bantuan Kemendag Peduli ke provinsi yang terdampak bencana seperti Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan Sulawesi Barat.

Mendag mengatakan salah satu tujuan Kemendag Peduli adalah membantu meringankan beban masyarakat di daerah terdampak bencana, khususnya di sektor perdagangan.

“Kemendag Peduli akan terus disalurkan ke provinsi-provinsi yang terdampak bencana. Kemendag Peduli merupakan satuan tugas yang mengoordinasikan penitipan donasi dari pegawai, masyarakat, dan pelaku usaha untuk disalurkan sebagai bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan,” imbuhnya.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, termasuk Kementerian Perdagangan yang telah memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak gempa.

Gubernur berharap agar Sulbar dapat segera bangkit dari musibah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 yang telah mengguncang Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene.

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada semua pihak, termasuk Kementerian Perdagangan yang memberikan bantuan kepada masyarakat di Sulbar. Tentunya, bantuan ini sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi warga kami,” kata Ali Baal Masdar.

Ia menjelaskan, bantuan ini akan disalurkan untuk masyarakat yang benar-benar terkena dampak gempa di sektor perdagangan. Ada lima pasar di Kabupaten Majene dan enam pasar di Kabupaten Mamuju.

“Bantuan ini akan kita salurkan di 11 pasar yang ad di delapan kecamatan. Kemungkinannya tidak semua yang bisa mendapatkan dari bantuan ini. Tapi yang tidak dapat akan kita bantu dari provinsi. Kita akan kolaborasikan antara bantuan pemerintah pusat dan daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi Dan UKM Provinsi Sulawesi Barat Amir Maricar menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kemendag Peduli atas bantuan yang diberikan.

“Bencana gempa di Sulawesi Barat telah merugikan masyarakat, baik fisik maupun non fisik, termasuk sarana perdagangan. Diharapkan bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat Sulawesi Barat yang terdampak,” pungkasnya. (idr/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *