53 KPM Tenerima BPNT di Kecamatan Doripoku

  • Whatsapp
53 KPM Tenerima BPNT di Kecamatan Doripoku
Proses penyaluran BPNT kepada masyarakat di Kecamatan Doripoku, Selasa 2 Maret 2021.

PASANGKAYU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Kementerian Sosial (Kemensos) melalui pemerintah daerah menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) periode Februari kepada 53 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada dua desa di Kecamatan Doripoku.

Proses penyaluran bekerjasama dengan agen penyaluran bantuan sembako E-Warung Murni milik Syamsudin, dipantau Babinsa 1427 Pasangkayu Serda Hardiman, diserahkan langsung pendamping TKSK Kecamatan Duripoku Rusnah, di balai kantor Desa Tamarunang, Kecamatan Doripoku, Selasa 2 Maret.

Mewakili pemerintah kecamatan, Rasnah menjelaskan, BPNT yang mencakup 4 komponen utama untuk kebutuhan keluarga miskin mulai, karbohidrat berupa beras, protein hewani telur, daging, protein, dan vitamin-mineral berupa buah-buahan, bekerjasama dengan agen penyaluran sembako warung Murni.

Menurutnya, bahwa penyaluran BPNT kepada masyarakat di dua desa di Doripoku yakni, di Desa Sipakainga dan Desa Tamarunang ini merupakan program pemerintah pusat melalui Kemensos dalam masa pandemi yang tak kunjung usai hingga saat ini.

“Karena ini adalah bantuan masyarakat dalam situasi pandemi. Jadi kiranya kita harus memanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” pinta Rusnah.

Adapun isi paket BPNT yang disalurkan, adalah, beras 10 kg, kacang hijau 1/2 kg, kacang tanah 1/2 liter, ikan teri 260 gram, dan 21 butir telur.

“Alhamdulillah, penyaluran paketnya sudah memenuhi prinsip 6T yakni, tepat sasaran, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat waktu, tepat harga dan tepat administrasi,” sebut Rusnah.

Babinsa 1427 Pasangkayu Serda Hardiman, kepada masyarakat yang menerima bantuan BPNT berharap agar tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19 seperti mencuci tangan, menjaga jarak dan wajib menggunakan masker.

“Protokol kesehatan saat ini membantu pemerintah pusat dan daerah dalam pengamanan penyebarluasan virus Covid-19 yang saat ini terus disosialisasikan adalah kewajiban kita semua,” singkat Hardiman. (ndi/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *