Adnan Lantik Cabang NU Majene

  • Whatsapp
Adnan Lantik Cabang NU Majene
LANTIK. Ketua Tanfidziah Wilayah NU Provinsi Sulbar Adnan Nota melantik pengurus Cabang NU Kabupaten Majene periode 2020-2025, di ruang Pola Kantor Bupati Majene, Kamis 18 Maret 2021.

MAJENE, SULBAREXPRESS.CO.ID – Ketua Tanfidziah Wilayah Nahdatul Ulama (NU) Provinsi Sulawesi Barat Adnan Nota melantik pengurus Cabang NU Kabupaten Majene periode 2020-2025, di ruang Pola Kantor Bupati Majene, Kamis 18 Maret.

Pelantikan Cabang NU Majene disaksikan Bupati Majene Lukman, perwakilan Dandim 1401, mewakili Kapolres, dan perwakilan Kejari Majene. Ketua MUI Sulbar, Ketua PKB Majene, Pengurus NU Sulbar dan Majene, Muslimah NU, GP Ansor, Banser dan PMMI se-Kabupaten Majene.

Ketua Panitia Pelaksana Hasri Hanafi menuturkan, NU merupakan organisasi islam yang terbesar di Indonesia yang sudah berusia 95 tahun 2 bulan 18 hari. “Organiasi ini bergerak dibidang keagaman, pendidikan, sosial dan ekonomi. Eksistensinya selama ini sangat strategis dan menjadi salah satu organisasi yang berjuang berdirinya Bangsa Indonesia,” tuturnya.

Dikatakan, pelantikan cabang NU Majene untuk memperkokoh eksistensi NU di Kabupaten Majene, baik secara dejure dan de facto. “Selain itu, juga sebagai wadah yang mempererat tali siluaruhmi bagi nahdiyin dan pemerintah daerah, memepersatukan ide pokok pikiran terbaik
untuk pembangunan di Kabupaten Majene,” ulas Hasri.

Ketua Tanfidziah Wilayah NU Provinsi Sulawesi Barat Adnan Nota mengatakan, organisasi NU tidak pernah pisah dengan Pemerintah dan Negara dengan menguatkan syariat islam di seluruh aspek kehidupan. Ia berharap, kepada kader dan pengurus NU di Majene untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat dalam kegiatan kenegaraan.

“NU tidak mempersoalkan labelisasi karena NU lebih mementingkan substansi. NU berkewajiban menghadirkan syariat, bukan dalam bernegara tapi dalam bermasyarakat, mengaku islam tapi kelakuannya tidak islam, sangat menyeramkan kehidupan dengan bernegaranya,” beberapa Kepala Kantor Kemenag Majene itu.

Kesempatan sama, Bupati Majene Lukman menguraikan, NU tidak dapat dipisahkan dengan Pemerintah, sehingga diminta agar NU tetap mendukung pemerintah berjalan dalam koridor kegiatan umat.

“Menjadi contoh juga panutan dan tetap menjaga marwah NU di masyarakat. Saya berpesan jangan sampai ada anggota NU yang tidak mau di vaksin Covid-19. Saatnya NU terdepan menyukseskan program vaksin. NU harus jadi pioner menyukseskan program vaksinasi pemerintah,” pesannya.

Pelantikan dan Muskercab Pengurus Cabang Nahdatul Ulama ( PC NU ) Kabupaten Majene 2021, mengusung tema Membangun Kebersamaan Dalam Meningkatkan Wawasan Aswaja di Tengah-tengah Umat. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan perayaan Isra’ Miraj Nabi Besar Muhammad SAW 1442 Hijriah.(hfd/smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *