Akibat Gempa, 263 Masjid Tercatat Rusak

  • Whatsapp
Akibat Gempa, 263 Masjid Tercatat Rusak
Alat berat membersihkan puing bangunan masjid yang rusak akibat gempa di Simbuang, Kelurahan Sese, Mamuju, beberapa waktu lalu.

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Selain rumah, masjid juga ikut terdampak setelah gempa mengguncang Kabupaten Mamuju dan Majene. Dari hasil pendataan Kanwil Kemenag Sulbar, di Kabupaten Mamuju tercatat 263 masjid dalam kondisi rusak berat.

Data tersebut diperoleh dari hasil assesment yang dilakukan oleh tim yang ditugaskan untuk melakukan survei lapangan.

Kepala Seksi Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariat Kanwil Kemenag Sulbar, Khalid Rasyid, menjelaskan survei tersebut dilakukan delapan tim yang beranggotakan pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) di delapan kecamatan. Yakni, Simboro, Kalukku, Tapalang, Tapalang Barat, Ulumanda, Malunda dan Tubo Sendana. Anggota tim survei direkrut dari tenaga fungsional dan tenaga honorer KUA.

“Jumlah ini sebenarnya masih bersifat tentatif. Sebab masih ada beberapa daerah yang belum disurvei oleh karena sulit dijangkau,” kata, Khalid Rasyid, Rabu 3 Maret 2021.

Ia menjelaskan, data mesjid yang rusak ini telah dilaporkan ke Dirjen Binmas, Direktur dan Kasubdit Kementerian Agama yang bergerak yang mengurus rumah ibadah. Yang dilaporkan itu telah terpilah rusak berat sedang dan ringan. Disertai dengan dokumentasi atau foto kerusakan bangunan.

Rumah ibadah lain juga demikian. Pendataan dan laporannya ke pusat dilaksanakan masing-masing Binmas.

“Instruksi dari Kakanwil, pendataan setiap rumah ibadah yang rusak terdampak gempa dikoordinir oleh Binmas sesuai agama masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, selain masalah perampungan data, pihak kementerian juga selalu menekankan soal buku rekening pengurus masjid. Beberapa pengurus mesjid diidentifikasi memiliki buku rekening yang sudah tidak aktif.

“Kepada pengurus mesjid tersebut, dalam waktu dekat kami akan ingatkan dan minta agar segera dibenahi,” jelasnya.

Khalik menyebutkan, belum diketahui persis, berapa dan bagaimana bentuk bantuan kementerian terhadap rumah ibadah yang rusak akibat gempa.

Tapi menurut informasi yang diperolehnya, salah satu alternatif model yang akan diterapkan adalah berupa bantuan masjid darurat. Hal itu berkaitan dengan semakin dekatnya bulan Ramadan.

“Penyaluran bentuk bantuan rumah ibadah darurat akan diinformasikan oleh Kemenag beberapa waktu sebelum memasuki bulan suci Ramadan,” tandasnya. (idr/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *