Angka Kasus Positif Covid-19 Menunjukkan Tren Penurunan

  • Whatsapp
Angka Kasus Positif Covid-19 Menunjukkan Tren Penurunan

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Satu tahun lebih pandemi melanda Sulbar dan juga Indonesia. Data penularan orang yang terdampak virus Covid-19 sampai saat ini masih terus berjalan, namun trennya mengalami penurunan.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulbar, Safaruddin Sanusi, mengklaim angka kasus aktif Covid-19 di Sulbar mulai mengalami penurunan sejak dilakukanya vaksinasi.

Ia menjelaskan, pasca gempa 15 Januari lalu perkembangan angka kasus Covid-19 meningkat drastis. Tetapi pasca dua bulan bencana tersebut angka tersebut menunjukkan penurunan.

Ia membandingkannya dengan data kasus aktif pada awal-awal terjadi pandemi, angkanya mulai terlihat turun.

“Itu diakibatkan sudah ada penerapan prokes (Protokol kesehatan, red) di pengungsian dan pada saat melakukan aktivitas luar rumah,” kata Safaruddin saat dikonfirmasi, Senin 15 Maret 2021.

Menurutnya, beberapa hari pasca gempa angka itu melonjak drastis, akibat kurangnya penerapan protokol kesehatan sehingga dengan mudah penyebaran Covid-19 terjadi.

“Kondisi pada saat itu di lapangan sangat sulit karena tenda-tenda yang berukuran kecil dihuni beberapa kepala keluarga,” jelasnya.

Ia menuturkan apa yang yang menjadi faktor penurunan kasus Covid-19 salah satunya adalah vaksin. Sehingga dia mengimbau masyarakat untuk tidak takut divaksin.

“Selain dari penerapan Covid-19 juga salah satunya yang adalah vaksin,” tuturnya.

Safaruddin menambahkan beberapa lalu kasus Covid-19 di Provinsi Sulawesi Barat tidak ada tambahan. “Pernah empathari yang lalu itu sempat tidak ada tambahan positif. Berikutnya ada, tapi tidak sampai kasus,” ujarnya.

Dengan demikian ia menambahkan bahwa semua kalangan harus melakukan vaksin karena jika virus corona ini terus berkepanjangan maka yang terdampak adalah perekonomian.

“Jika perekonomian tidak berjalan maka dampaknya itu sangat besar. Sehingga ini harus dilakukan pemberantasan,” tandasnya. (idr/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *