Bupati Mamuju Ajak Pimpinan OPD “Berlari”

  • Whatsapp
Bupati Mamuju Ajak Pimpinan OPD "Berlari"
Bupati Mamuju St Sutinah Suhardi dan Wakil Bupati Mamuju Ado Mas'ud memimpin rapat bersama pimpinan OPD.

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Banyak hal yang disampaikan oleh Bupati Mamuju St Sutinah Suhardi dalam memimpin rapat kerja bersama pimpinan OPD pada Senin 1 Maret lalu. Diantaranya adalah fokus dalam menjalankan program kerja.

Sutinah meminta kepada jajaran pimpinan OPD dan ASN lingkup Pemkab Mauju agar tidak lagi membicarakan masalah politik dalam lingkungan kerja. Ia mengajak agar semua fokus menjalankan amanah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga meminta agar ASN dapat loyal kepada bupati dan wakil bupati terpilih. Kemudian menekankan pentingnya menyatukan persepsi dan cara kerja.

“Jadi tidak lagi ada keinginan personal dari setiap OPD di lingkungan pemerintahan. OPD harus berpedoman kepada visi-misi bupati terpilih yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” kata Sutinah.

“Pimpinan OPD silakan pelajari visi misi kami, kemudian sinkronkan dengan program yang disusun,” imbuhnya.

Selain itu, membahas program 100 hari pertama kerja, Sutinah menyebutkan tiga hal utama. Yakni, dukungan pelaksanaan pemerintahan, penanganan pasca gempa, dan pemulihan ekonomi pasca bencana. Ia mengatakan akan bergerak cepat dan mengharapkan peran serta segenap OPD.

“Sejak pandemi, perekonomian kita merosot drastis. Kita harus kerja cepat dan gaspol. Saya dan pak wakil bupati mau berlari, tapi apalah artinya kalau hanya kami berdua yang sampai finish,” imbuh Sutinah.

Ia kemudian juga membahas keresahan tentang tata kelola keuangan. “Saya tidak mau lagi mendengar ada bendahara yang kehabisan dana anggaran kemudian pinjam ke pengusaha atau rentenir. Kalau tidak ada uang, bilang ke saya,” kata Sutinah.

Dalam rapat ini, Bupati Mamuju juga menyinggung perihal budaya suap. Ia meminta agar kepala OPD tidak memberikan uang kepadanya selain honor resmi.

“Jangan sogok saya dan pak Ado. Kalau ada kepala OPD yang memberikan saya uang di luar honor resmi, akan jadi catatan penting untuk saya,” tandas Sutinah. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *