Evaluasi dan Monitoring KLA, Tim Gugus Diharap Bekerja Serius

  • Whatsapp
Evaluasi dan Monitoring KLA, Tim Gugus Diharap Bekerja Serius
Ketua TP-PKK Sulbar Andi Ruskati Ali Baal saat menggelar rapat evaluasi dan monitoring percepatan KLA, di Kabupaten Majene, Selasa 9 Maret 2021.

MAJENE, SULBAREXPRESS.co.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama Pemkab Majene melakukan rapat koordinasi tentang percepatan Kabupaten Layak Anak (KLA).

Pada kesempatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Sulbar, Andi Ruskati Ali Baal, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak, Djamilah, mengikuti rapat evaluasi percepatan KLA di Pendopo Rujab Bupati Majene, Senin 8 Maret 2021.

Dalam pertemuan tersebut, Ruskati berharap Tim Gugus Tugas dapat bekerja dengan serius dan ikhlas. Agar bisa mendapatkan predikat yang sesuai diinginkan, minimal predikat pratama.

Ia juga mengajak kepada seluruh pengurus TP-PKK kabupaten untuk ikut berpartisipasi dan bekerja sama, karena dalam beberapa program pokok kerja PKK ada beberapa hal yang memang sangat erat kaitannya dengan KLA.

“Yang penting bagaimana dalam tim gugus ini ada keseriusan dalam bekerja, ada kolaborasi. Kita harus ikhlas bekerja demi bisa membangun daerah kita tercinta ini, supaya provinsi kita mampu bersaing dengan provinsi-provinsi lain di luar sana,” kata Ruskati, yang juga anggota DPR RI.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Penduduk dan Keluarga Berencana, Provinsi Sulawesi Barat, Djamilah mengatakan, untuk mencapai hasil yang maksimal bukanlah sesuatu yang mudah. Sehingga dibutuhkan kerja sama seluruh pihak untuk bisa mencapai predikat yang diharapkan.

“Tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, dibutuhkan kerja-kerja orkestra baik itu dari pemerintah sendiri maupun dari organisasi,” ucapnya.

Menurut mantan Asisten Bidang Administrasi Setda Sulbar, sebenarnya Kabupaten Majene ini sudah siap dievaluasi dari tahun 2016. Namun dikarenakan adanya pandemi Covid-19 di 2020 dan kebijakan nasional, jadi penilaiannya ini baru dapat terlaksana di 2021. Untuk penilaian dan penginputan itu berakhir pada tanggal 12 April.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh tim penggerak PKK dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan Kabupaten Majene menuju Kabupaten Layak Anak, melalui advokasi kebijakan, fasilitasi, meditasi, pendampingan dan menjamin pemenuhan hak serta perlindungan khusus anak.

“Agar semua anak dapat hidup tumbuh dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi,” tandasnya. (idr/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *