Isra Mi’raj Bukan Perjalanan Biasa

  • Whatsapp
Isra Mi'raj Bukan Perjalanan Biasa
Bupati Majene Lukman hari pada peringatan Isra Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW 1442 Hijriyah di Masjid Ilaikal Mashir Majene, Rabu 10 Maret 2021.

MAJENE, SULBAREXPRESS.Co.ID – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Majene Adnan Nota memaparkan, bahwa peristiwa Isra Mi’raj adalah membuktikan perjalanan Rasulullah bukanlah perjalanan yang biasa, namun merupakan kehendak dari Allah SWT, untuk menerima perintah shalat.

“Kita berharap, agar persoalan politik yang saat ini terjadi dielit pusat dapat segera selesai dengan baik dan tidak merugikan para pihak,” harap Adnan Nota dalam hikmah Peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1442 Hijriyah-2021 Masehi yang Pemkab Majene, PHBI dan Pengurus Masjid Agung Ilaikal Mashir, di Masjid Ilaikal Mashir Majene, Rabu 10 Maret.

Selanjutnya, Bupati Majene Lukman Nurman menuturkan, peringatan Isra mi’raj merupakan kegiatan yang besar. “Apalagi mendapat dukungan dari empat institusi, yaitu Pemkab Majene, PHBI, Kemenag dan Ilaikal Mashir, inilah menjadi perhatian kita semua, bahwa perlu juga kehadiran secara fisik ditempat ini, namun karena kondisi Pandemi Covid-19 hingga kehadiran kita semua sedikit berkurang,” ungkapnya.

Dikatakan hubungan sesama bukan hanya hubungan secara horizontal, namun juga secara vertikal, karena menandakan bahwa selama ini dalam hal silaturrahmi tetap dipertahankan dan tingkatkan dalam kualitas serta kuantitasnya. “Insya Allah akan diraih yang namanya masyarakat yang sejahtera, seperti yang kita harapkan bersama,” ucapnya.

Lukman berpesan, kepada warga Majene terutama generasi muda untuk dapat menguasai teknologi, karena sudah ada beberapa fasilitas perguruan tinggi di Majene. “Selanjutnya para generasi mudalah yang akan menentukan pilihannya saat ini,” ungkapnya.

Ia mengajak, melalui momentum Isra Mi’raj harus bertekad untuk membangun daerah Majene menjadi kabupaten yang Taibatun Warabbun Gafur. “Isra Miraj yang kita laksanakan malam ini merupakan peringatan Isra Mi’raj pertama saya selaku Bupati Majene sekaligus sebagai kegiatan terakhir saya selaku Bupati Majene,” ujarnya.

Acara ditutup dengan pembacaan Do’a dari Imam Besar Masjid Agung Ilaikal Mashir H. Idhil Fytri dihadiri Ustadz Kamaruddin, Kapolres Majene, Pj. Sekda Majene, Mewakili Dandim 1401 Majene, mewakili Kajari, Staf Ahli, Asisten, Pimpinan OPD, para Camat, Kabag Setda, para KUA dan para Lurah dan undangan lainnya.(hfd/smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *