MUI Ajak Ormas Terapkan Moderasi Beragama

  • Whatsapp
MUI Ajak Ormas Terapkan Moderasi Beragama
Ketua terpilih MUI Sulawesi Barat, Dr KH Napis Djuaeni didampingi Sekertaris MUI Sulbar, Muflhi B Fattah, dan perserta Musda III foto bersama, Sabtu 27 Maret 2021.

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Mantan Ketua STAIN Majene, Dr KH Napis Djuaeni resmi menjadi ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Barat periode 2020-2025. Penetapan itu setelah MUI Sulbar melakukan mufakat melalui Musda III, di Mamuju, Sabtu 27 Maret 2021.

KH Napis menggantikan KH Nur Husain yang wafat di Madinah saat menjalankan ibadah umroh.

Napis mengatakan dengan amanah yang dipercayakan kepadanya memimpin MUI adalah sesuatu yang dinilai bukan hal mudah.

Setelah terpilih, dia akan benar-benar menjalankan amanah MUI sebagai khadimul ummah atau sebagai pelayan umat.

“Itu yang menjadi visi utama, membina umat dan melayani umat,” kata Napis.

MUI Sulbar kedepan, lanjutnya, akan terus bersikap dalam rangka menerapkan moderasi beragama sebagaimana tema yang diusung pada Musda III.

“Moderasi beragama itu, moderat dalam berpikir dan moderat dalam bersikap, tidak terpengaruh dengan situasi radikal dan liberal,” ucapnya.

Untuk mencegah itu, menurutnya, MUI akan banyak memberikan bimbingan kepada masyarakat agar tidak terpengaruh kepada hal yang bisa menyengsarakan masyarakat.

“MUI akan selalu bekerjasama dengan pemerintah dan keamanan untuk mencagah potensi munculnya hal-hal yang bisa menimbulkan keributan,” tuturnya.

Sementara Wakil Ketua MUI Pusat KH Marsudi Syuhud menekankan, agar seluruh pengurus bisa menjaga kebersamaan dengan seluruh stakeholder yang ada di Sulawesi Barat.

“Mudah-mudahan terpilih sesuai harapan-harapan anggota MUI Sulbar,” kata KH Marsudi saat dikonfirmasi, Jumat 26 Maret 2021.

Ia menjelaskan terkait kondisi MUI di Sulbar tidak jauh berbeda dengan apa yang ada di daerah lainya.

“Dimana program dan perjalanan MUI di Sulbar berjalan juga. Walaupun kondisinya dalam keadaan darurat karena gempa bumi dan covid masih bisa terlaksana Musda,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Sulbar, Muflih B Fattah, berharap MUI sebagai wadah perkumpulan para ulama dan cendekiawan muslim memberikan peran besar terhadap keberlangsungan kehidupan beragama di masyarakat.

“Bergandengan dengan kementerian agama, kalau MUI ini jalan dengan bagus, visi dan misi Kementeian Agama akan berjalan dengan baik,” ujar Muflih yang juga sebagai Kakanwil Kemenag Sulbar.

Salah satu program yang bisa dijalankan bersama, adalah menyosialisasikan moderasi beragama atau Islam washatiyah agar umat tetap harmoni, rukun dan tidak muncul aliran yang bisa mengganggu stabilitas negara. “Kita sama-sama memberikan pencerahan di tengah-tengah umat,” ucapnya.

Ketua DPRD Sulawesi Barat, Siti Suraidah Suhardi mengucapkan selamat atas terpilihnya Ketua MUI Sulbar dan jajaran pengurus. Ia berharap semoga kedepan kepemimpinan Dr KH Napis bisa bersinergi dengan baik bersama pemerintah. (idr/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *