Pemkab Mamuju Bantu Kasus Gizi Buruk

  • Whatsapp
Pemkab Mamuju Bantu Kasus Gizi Buruk
Pemkab Mamuju Bantu Kasus Gizi Buruk

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Kasus gizi buruk yang terjadi pada seorang bayi bernama Muh Gifari Pradipta mendapat perhatian dari Pemkab Mamuju.

Anak dari pasangan Madi dan Amidia yang beralamat lingkungan Galung Timur, Kecamatan Tapalang, mendapat perhatian serius dari Pemkab Mamuju melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial.

Senin 29 Maret 2021, rombongan Pemkab Mamuju langsung mengunjungi kediaman Gifari dalam upaya memberikan bantuan berupa konseling dan layanan kesehatan oleh Dinas Kesehatan melalui PKM setempat, serta pemberian bantuan pangan berupa sembako bagi keluarga Gifari oleh Dinas Sosial.

Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Mamuju, Rafaela Tandi Panggalo, menerangkan, saat ini intervensi kesehatan terbaik adalah dengan konseling terhadap ibu Gifari agar yang bersangkutan lebih aktif dalam pemberian ASI. Juga perlu diberikan tata laksana gizi buruk terhadap anak tersebut, selain itu perlu pendampingan serta dukungan terhadap ibu dan keluarganya.

Ia menjelaskan, kondisi bayi Gifari yang saat ini hanya memiliki berat 1,8 kilogram (Kg) sebenarnya sejak kelahiran yang dibantu oleh bidan di puskesmas tidak memiliki riwayat sakit. Namun berangsur berat badannya menurun dan tidak dapat terpantau akibat orang tuanya tidak pernah membawa anaknya ke puskesmas sebagaimana bayi pada umumnya yang rutin melakukan imunisasi.

Upaya jemput bola juga diakui telah dilakukan dengan mengunjungi kediaman Gifari, namun tidak membuahkan hasil karena orang tua yang bersangkutan tidak ada di rumah.
Namun demikian atas kondisi ini, pihak Dinkes melalui Puskesmas Tapalang, memaklumi kondisi orang tua Gifari yang sehari-hari harus bekerja di luar demi mencukupi kebutuhan keluarganya.

Sebab itu, intervensi terhadap penanganan bayi Gifari akan terus dilakukan dengan pelibatan kader posyandu yang akan tetap melakukan pengawasan terhadap perkembangan Gifari.

Namun sebelum itu, ia akan dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif, sembari pembuatan kartu layanan kesehatannya akan difasilitasi bersama Dinas Sosial Kabupaten Mamuju.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Mamuju Lutfi Muis, yang bertandang ke kediaman Gifari menyampaikan rasa prihatin atas kondisi bayi tersebut. Ia memberikan bantuan pangan berupa lima karung beras, mi instan, minyak goreng dan sejumlah kebutuhan lainnya.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat sedikit meringankan beban Gifari dan keluarganya, sehingga orang tuanya juga bisa lebih mudah dalam merawat Gifari agar lekas pulih,” kata Lutfi.

Ditambahkan, mengenai BPJS Kesehatan yang bersangkutan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Sekcam Tapalang dan lurahnya agar segera membantu melengkapi berkas berupa photo copy KTP dan KK yang bersangkutan untuk segera dibawa ke Dinsos.

“Agar keluarga Gifari dapat menerima pelayanan kesehatan secara gratis,” pungkas Lutfi Muis. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *