Pemkab Mamuju Gelar Musrenbang, Fokus Pemulihan Ekonomi

  • Whatsapp
Pemkab Mamuju Gelar Musrenbang, Fokus Pemulihan Ekonomi
Wakil Bupati Mamuju Ado Masud menyampaikan sambutan sata pelaksanaan musrenbang di Kecamatan Simboro, Senin 15 Maret 2021.

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Pemkab Mamuju menggelar musrenbang dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD).

Forum Musrenbang kali ini dilaksanakan untuk tingkat kecamatan Simboro, Balabalakang dan Kecamatan Mamuju yang disatukan di kantor camat Simboro, Senin 15 Maret 2021.

Wakil Bupati Mamuju Ado Masud mengatakan, terdapat beberapa prioritas dalam perencanaan pembangunan tahun ini. Mulai dari pemulihan ekonomi melalui peningkatan kesehatan masyarakat dengan penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi.

“Keudian pemulihan infrastruktur meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian, meningkatkan produktifitas ekonomi berdaya saing dan berkelanjutan, peningkatan investasi daerah, dan beberapa prioritas lainnya,” kata Ado.

Ado menambahkan, dalam pelaksanaannya, semua instrumen harus sinkron, selanjutnya akan dilakukan evaluasi kegiatan yang tidak dapat dilakukan oleh APBD desa, akan di dorong melalui APBD Kabupaten dan seterusnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan musrenbang tahun ini dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Mamuju dipastikan berbeda dan ada yang baru dari metode penerapannya.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bappepan) Mamuju Khatma Ahmad menjelaskan bahwa penyelenggaraan musrenbang tahun ini akan berbeda dari tahun sebelumnya,

Pasalnya dalam implementasi amanat Undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional dan Permendagri 86 tahun 2017, serta Permendagri No 70 tahun 2019 sebagai dasar pelaksanaan musrenbang akan lebih menitik beratkan fungsi penyerapan aspirasi oleh pemerintah kecamatan.

“Jadi nanti yang akan menerima atau menolak usulan masyarakat adalah camat. Namun tentu setelah melalui diskusi dengan semua unsur kelurahan dan desa,” kata Khatma.

Selain itu, semua usulan harus diajukan melalui proposal yang akan di upload dalam sistem menyertakan gambar sebagai titik koordinat perencanaan pelaksanaan kegiatan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *