Satuan Inteljam Antisipasi Konflik Lahan STAIN 

  • Whatsapp
Satuan Inteljam Antisipasi Konflik Lahan STAIN 
PENGGALANGAN. Satuan Intelkam Polres Majene melakukan penggalangan guna mengatisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
MAJENE, SULBAREXPRESS.CO.ID– Rencana pembangunan gedung baru di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene di Lingkungan Deteng-deteng Kelurahan Totoli Kecamatan Banggae mendapat protes dari warga yang mengaku pemilik lahan.
Untuk menyikapi hal ini, Satuan Intelkam Polres Majene melakukan penggalangan guna mengatisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Dari hasil penggalangan yang kita lakukan terhadap Muhammad Said bersama Ipda Basri, bahwa STAIN Majene telah memiliki beberapa gedung permanen yang terdiri dari gedung utama, gedung perkuliahan, gedung dosen dan perpustakaan,” terang Basri.
Basri menjelaskan, mengaku sempat ada protes dari kelompok warga yang mengklaim bahwa dia adalah pemilik atas tanah dimana gedung perpustakaan. “Setelah dilakukan komunikasi dengan pihak yang mengklaim akhirnya pembangunan perpustakaan bisa dilanjutkan,” jelasnya.
Dikatakan, sebagai bahan informasi bahwa rencana 30 hektar lahan yang dibutuhkan STAIN Majene telah memiliki 13 hektar Sertipikat yang diterima dari Pemerintah Kabupaten Majene dan lahan lainnya masih dalam proses pengurusan seripikat di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Majene.
“Sementara warga lainnya atas nama Durus yang mengaku pemilik lahan sekitar 400 meter yang berada didepan Kampus STAIN siap melepas hak milik jika pemerintah siap membeli dengan harga berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak,” ungkapnya.(hfd/smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *