Target Fisik Pra TMMD Capai 30 Persen

  • Whatsapp
Target Fisik Pra TMMD Capai 30 Persen
Memasuki hari ke-12 pelaksanaan program pra TMMD reguler ke-110 Kodim 1401 Majene telah mencapai 30 persen.

MAJENE, SULBAREXPRESS.CO.ID – Memasuki hari ke-12 pelaksanaan Program Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-110 Kodim 1401 Majene terus menampakkan hasil hingga mencapai 30 persen.

Program Pra TMMD di wilayah Desa Awo Kecamatan Tammerodo ini bekerjasama warga desa sasaran setempat, dan tidak pernah kendor berjibaku dengan TNI.

“Kita berikan jempol buat warga bersama personel dengan antusiasnya. Saya yakin target semua sasaran fisik bakal mencapai 30 persen untuk upacara pembukaan TMMD nanti,” sebut Dandim 1401 Majene Letkol Inf Yudi, Jumat 26 Februari.

Dikatakan, meski harus bekerja di medan sulit terlebih di sasaran fisik jalan, para warga tetap semangat dan disiplin waktu saat kerja pagi hingga waktu selesai bekerja.

“Warga bersama personel tetap mempertahankan semangat progres sasaran fisik Pra TMMD pembangunan jalan sepanjang hampir 1000 meter dan diharapkan semangat terus dipertahankan saat TMMD secara resmi sudah dibuka,” harap Dandim.

Terpisah, Kepala Dusun Awo Amir mengatakan, soal pelibatan warganya tidak diragukan lagi. Dan dipastikan hingga saat pelaksanaan nanti jumlah warga akan lebih meningkat dalam mendukung kegiatan TMMD.

“Kami sudah menjadwal warga yang ikut kerja bhakti di setiap harinya dan akan dikoordinir Ketua RW dan Ketua RT bahkan ada banyak warga yang meski tidak masuk jadwal tetap ikut kerja bhakti. TMMD harus sukses, semua pekerjaan fisik maupun non fisik yang sudah diprogramkan akan selesai sebelum TMMD usai,” paparnya.

Di Desa Awo, Satgas Pra TMMD ke-110 Kodim 1401/ Majene mempunyai sasaran kegiatan fisik yang difokuskan di Desa Awo. “Salah satunya yaitu pembangunan masjid. Kegiatannya kini sudah memasuki pemasang kubah,” ucap Dandim 1401 Majene, Letkol Inf Yudi Rombe.

Selain itu, para personel bersama warga juga melakukan pemasangan kubah Masjid Nurul Arafah yang tidak lama lagi mencapai 100 persen. “Masyarakat setempat merasa bersyukur karena masjid sudah dapat digunakan secara baik pada Ramadan nanti,” tandas Yudi. (hfd/smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *