Pilkada 2020 Sukses Beradaptasi, Menuai Apresiasi DKPP

  • Whatsapp
Pilkada 2020 Sukses Beradaptasi, Menuai Apresiasi DKPP
prof Muhammad, DKPP Apresiasi Penyelenggara Pilkada 2020

MAMUJU, SULBAR EXPRESS.CO.ID – Pelaksanaan Pilkada 2020 telah usai, namun berbagai persoalan teknis masih menjadi catatan bagi para penyelenggara, utamanya mengenai adaptasi terhadap pandemi.

Khusus di Sulbar, pelaksanaan pesta demokrasi menuai pujian dari Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Prof Muhammad.
Ia menilai pelaksanaan Pilkada Majene, Mamuju, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu telah berjalan sukses. Mampu menerapkan kebiasaan baru dalam tahapan pemilihan.
Sehingga kedatanganya di Sulbar sebagai bentuk apresiasi DKPP kepada penyelenggara Pemilu, utamanya Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Bacaan Lainnya

“Bagi DKPP perlu diapresiasi, karena tidak semua tempat atau 270 pelaksanaan Pilkada DKPP mengunjungi,” tegas Muhammad usai membawakan ceramah umum dihadapan para anggota Bawaslu se Sulbar, di hotel Pantai indah Mamuju, Kamis 8 April 2021.

Meski pada pelaksanaanya terdapat beberapa laporan, namun hasil sidang menunjukkan bahwa pelaksanaan Pilkada telah mengikuti koridor aturan.
Saat ini kata dia, masih ada satu laporan yang masih berjalan dan berproses di DKPP.

“Ada, kemarin ada di Pasangkayu Sulbar, masih dalam proses pemeriksaan, tentu DKPP belum bisa memberikan tanggapan. Tapi yang lain sudah kita putuskan,” ujarnya.
Prof Muhammad mengaku, pada pelaksanaan Pilkada 2020 terdapat beberapa persoalan yang sempat ia khawatirkan, lantaran bisa berdampak pada kualitas proses pemilihan.
“Alhamdulillah paling tidak di Sulbar ini by data dari DKPP itu tidak terjadi. Teman-teman bisa menjalankan sesuai prinsip-prinsip atau sesuai ketentuan, mempedomani ketentuan KPU, Bawaslu dan dalam perspektif etika, mempedomani perspektif DKPP,” urainya.
Prof Muhammad menilai, seluruh tahapan dan proses yang dilaksanakan baik KPU dan Bawaslu di Sulbar telah berjalan baik sesuai ketentuan perundang-undangan, khususnya mengenai pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah, dengan pengawalan KPU RI dan Bawaslu RI dan komitmen teman-teman penyelenggara disini sehingga itu bisa dilaksanakan walaupun di tengah pandemi,” jelasnya.

Ketua KPU Provinsi Sulawesi Barat, Rustang menjelaskan pihaknya masih melakukan evaluasi terkait masih adanya laporan yang masuk sampai tahapan MK.

“Target kita itu zero MK, artinya berjalanya tahapan itu on the track dan itu kita tetap layani,” ucap Rustang.

Menurut Rustang, yang masih menjadi kendala pada pelaksanaan Pilkada 9 Desember adalah Si Rekap, baik mengenai jaringan dan juga kesiapan SDM yang ada. Tetapi ia menilai itu juga masih tahap uji coba internal.

Selain itu, mengenai kesiapan pelaksanaan pilkada di tahun 2024. Ia masih menunggu sampai pada bulan Mei hasil RDP KPU Bersama Komisi II dan Kemendagri.

Sementara Ketua Bawaslu Provinsi Sulbar, Sulfan Sulo menuturkan bahwa dari hasil pelaksanaan Pilkada serentak, seluruhnya telah bergulir sesuai harapan.

“Artinya bukan cuman kerja penyelenggara, tetapi juga berkat dukungan masyarakat dan media,” ucapnya.

Menurut Sulfan, kedepan tantangan Pemilu akan lebih berat karena diperhadapkan pada dua tahapan Pemilu dan Pilkada serentak.

Sehingga dinamika dan pengalaman Pilkada 2020 akan dievaluasi secara menyeluruh. Menjadi bagian dari bekal penyelenggara, baik Bawaslu maupun KPU di Sulbar dalam menghadapi Pemilihan 2024.

“Kita akan melakukan perbaikan, baik usulan terkait regulasi dan proses penyelenggaraan, sehingga Pemilu kedepan bisa lebih baik lagi,” tandasnya. (idr/cm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *