Masjid Rusak Akibat Gempa, Warga Manfaatkan Kolong Rumah

  • Whatsapp
FOTO: IDRUS IPENK
WARGA Botteng Utara sedang salat tarwih berjamaah di masjid sementara, Senin malam kemarin.

GEMPA Gempa yang mengguncang Mamuju telah menghancurkan sejumlah fasilitas rumah ibadah, salah satunya Masjid. Akibatnya warga harus melaksanakan sholat tarawih di kolong rumah.

Meski dilakukan dengan segala keterbatasan, namun para jamaah yang umumnya adalah penyintas gempa, mengikuti salat terlihat khusyu dalam melaksanakan ibadah tarawih.

Bacaan Lainnya

Salah satu Masyarakat Botteng Utara yang juga Jamaah Masjid Syuhada Botteng, Zulkifli Yunus mengatakan pasca gempa yang terjadi pada 15 Januari lalu, masjid yang ada seluruhnya rata dengan tanah.

“Tempat kolong rumah ini merupakan fasilitas darurat yang kami tempati untuk sholat berjamaah sementara,” kata Zulkifli Selasa 13 April 2021.

Ia mengaku saat ini tempat yang digunakan adalah pinjaman dari warga dengan luas sekira 5 kali 7 meter. Kemungkinan digunakan hingga lebaran nanti.

Zulkifli juga menjelaskan, saat ini masyarakat bersama relawan bergotong royong melakukan pembenahan masjid yang telah hancur.

Ia mengatakan, pihaknya sejak gempa sampai saat ini belum pernah mendapat kunjungan dari pihak pemerintah, utamanya dari Satgas penaggulangan bencana.
“Pemerintah Desa sudah karena kepala Desa dan Sekdes juga salat berjamaah bersama kami, tetapi dari kabupaten belum pernah datang melihat kondisi masjid ini,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah harus lebih peka terhadap kondisi masyarakat yang ada, sehingga masjid yang terdampak bisa segera teratasi.

Sebelumnya Gubernur Ali Baal Masdar menginginkan percepatan pembangunan masjid dan gereja yang terdampak gempa bisa dimaksimalkan, sebelum memasuki Ramadan. (idr/cm)

FOTO: IDRUS IPENK
Gambar Lain, Warga Botteng Utara sedang salat tarwih berjamaah di masjid sementara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *