Operasi Keselamatan Bangun Budaya Tertib Berlalulintas

  • Whatsapp

MAJENE, SULBAREXPRESS.CO.ID – Empat Belas hari kedepan Polri khususnya di bidang lalu lintas akan menggelar Operasi Keselamatan guna mewujudkan dan memelihara Kamselticarlantas, menurunkan tingkat fatalitas korban laka, membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Sebagai bentuk kesiapan pelaksanaan operasi, Polres Majene melaksanakan apel gelar pasukan operasi keselamatan Siamasei 2021, di halaman belakang Mapolres Majene, Senin 12 April.

Apel pasukan Operasi Siamese dengan tema Melalui operasi keselamatan-2021 kita wujudkan kamseltibcar lantas yang mantap dan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan meningkatkan disiplin protokol kesehatan serta tidak melaksanakan mudik lebaran tahun 2021. Apel dipimpin Kapolres Majene AKBP Irawan Banuaji, dihadiri Sekda Majene, yang mewakili Dandim 1401 Majene, Danki A Yon 721 Makkasau, Kasat Pol PP, Kepala PUPR, Kepala BPBD, Kepala Dinas Kesehatan, Kapala Jasa Raharja dan relawan siaga 86.

Pelaksanaan apel gelar pasukan ditandai penyematan pita tanda operasi kepada para perwakilan personel yang ditunjuk dan pemeriksaan pasukan sebagai wujud kesiapan menyukseskan pelaksanaan operasi.

Kapolres Majene AKBP Irawan Banuaji menyebut, untuk mengatasi permasalahan lalu lintas secara tuntas perlu dilakukan berbagai upaya dalam menciptakan situasi kameltibcar dengan memberdayakan seluruh stakeholder.

“Koordinasi antara instansi pemerintahan yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara situasi kamseltibcarlantas sehingga tercipta keterpaduan langkah yang dapat menunjang pelaksanaan tugas,” ungkapnya.

Dituturkan, dalam Amanat Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan adalah bagaimana mewujudkan dan memelihara kamselticarlantas, menurunkan tingkat fatalitas korban laka, membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Operasi keselamatan kali ini menitik beratkan pada 10 prioritas pelanggaran yang dianggap berpotensi mengakibatkan kecelakaan, yaitu, tidak menggunakan helm SNI, tidak menggunakan sabuk keselamatan, pengendara di bawah umur, pengendara tidak memiliki SIM, berkendara sambil menggunakan HP, berkendara melebihi batas kecepatan, berkendara melawan arus, berkendara dalam pengaruh alkohol, kendaraan tanpa TNKB yang sah dan pelanggaran Odol (Over Dimention-Over Load).

“Target operasi keselamatan lainnya adalah terkait permasalahan Pendemi Covid-19 dimana penyebarannya diharapkan dapat ditekan dengan mendukung upaya pemerintah salah satunya larangan mudik lebaran kepada seluruh pihak kecuali pergerakan angkutan barang dan keperluan dinas mendesak demi kepentingan dan keselamatan bersama,” paparnya.

Kapolres juga mengatakan, apel gelar pasukan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personrl maupun sarana pendukung lainnya sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

“Kita berharap, seluruh pihak dapat mendukung kegiatan operasi demi kepentingan dan keselamatan bersama dalam mewujudkan kamseltibcarlantas di wilayah Majene,” harapnya.(hfd/smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *