Pemkab-BPOM Teken Kerjasama

  • Whatsapp
Pemkab-BPOM Teken Kerjasama
SAMBUTAN. Kepala Badan POM di Mamuju Lintang Purba Jaya memberikan sambutan setelah pada penandatangan kerjasama dengan Pemkab Majene, di Hotel Villa Bogor Majene.

MAJENE, SULBAREXPRESS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju menandatangani kerjasama untuk kegiatan Advokasi Kelembagaan, Komitmen Pemerintah Daerah dan lintas sektor Program Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), Intervensi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) dan Pasar Aman Berbasis Komunitas (PAPB), di Hotel Villa Bogor Majene, Senin 12 April.

Kepala Badan POM di Mamuju Lintang Purba Jaya menjelaskan, untuk tahun ini Kabupaten Majene dipilih menjadi lokus kegiatan. “Pertimbangannya, Majene dianggap sangat resposif terutama dalam mendukung beberapa program sebelumnya bersama BPOM,” ujarnya.

Untuk itu lanjunya, melalui kesepakatan, Majene akan dipersiapkan mengikuti perlombaan tingkat nasional pada Oktober mendatang. “Sebagai bentuk intervensi BPOM Mamuju akan mengintervensi dan melakukan advokasi di sekolah-sekolah, pasar-pasar dan desa-desa dengan melibatkan setiap pihak,” ungkapnya.

Ia mengatakan, untuk program Intervensi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) akan memilih sekolah yang potensial lalu membina kepala sekolah, guru, siswa siswi terutama pihak kantin dengan memberikan pengetahuan.

“Termasuk Program Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) yang akan mengefektifkan kader-kader setempat, seperti komunitas PKK, Karang Taruna, UMKM, pedagang untuk menyukseskan GKPD,” ujarnya.

“Juga pasar-pasar tradisional, dan kita akan lalukan sosialisasi, pembinaan termasuk pengambilan sampel pada bahan makanan yang mengandung bahan berbahaya. Untuk saat ini kita akan melakukan verfikasi, desa, sekolah dan pasar mana yang akan diintervensi lebih lanjut.

Sementara, Pj Sekda Majene Suyuti Marzuki mengapresiasi kerjasama BPOM Mamuju dalam menjamin keamanan pangan di daerah ini. “Sekira 12 OPD dilibatkan dan turun langsung mengakselerasi program kegiatan yang melekat di OPD,” tutur Kabiro Organisasi Pemprov Sulbar itu.

Ia berharap, BPOM terus melakukan upaya strategis dengan intens turun ke lapangan melakukan sosialisasi dan pemantauan keamanan pangan untuk memberi jaminan prodak yang ada di masyarakat aman dan sehat. “Sebelum ada kejadian, lebih baik diantipasi jajanan di sekolah, pasar dan lainnya,” pungkasnya.(hfd/smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *