Perencanaan Pembangunan Pemprov, Lukman Harap Majene Masuk Prioritas

  • Whatsapp
Perencanaan Pembangunan Pemprov, Lukman Harap Majene Masuk Prioritas
RKPD. Bupati Majene Lukman membuka Forum OPD Dalam Rangka Penyusunan RKPD Kabupaten Majene 2022, di Claro Hotel Makassar, Jum'at 9 April 2021.

MAJENE, SULBAREXPRESS.CO.ID – Guna mengoptimalkan rencana pembangunan yang menjadi skala prioritas Pemerintah Kabupaten Majene Bupati Majene Lukman mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Perencanaan Pembangunan Antara Gubernur dengan Bupati se-Sulawesi Barat, di Hotel Ratih Kabupaten Polman, Kamis Malam 9 April.

“Hanya saja kebijakan untuk mematok dan membatasi skala prioritas di setiap kabupaten merupakan kebijakan yang mengherankan mengingat ada dua kabupaten di Sulbar yang baru saja terdampak bencana, yaitu Majene dan Mamuju,” jelasnya.

Menurutnya, terdapat ratusan orang luar yang memberikan bantuan namun saat pembagian program skala prioritas justru disamaratakan. “Kita dipatok dan membatasi tiga skala prioritas saja, saya tidak bisa katakan itu manusiawi atau tidak, marwah dari kegiatan ini adalah konektivitas,” terang Lukman.

Ia berharap, Pemprov Sulbar tetap memberikan penekanan disejumlah sektor yang menjadi unggulan dan ikon Majene, seperti, mendukung penuh implementasi Majene sebagai pusat pendidikan di Sulbar. “Tiga kecamatan terdampak gempa yang kondisinya mengalami kelumpuhan baik sarana dan prasarana, serta program SPAM regional yang telah bertahun-tahun digagas bersama Kabupaten Polman, sehingga diharapkan terealisasi pada tahun ini,” harapnya.

Selain itu, pengembangan sektor holtikultura dan ternak kambing termasuk pembangunan infrastruktur peningkatan, diantaranya lanjutan peningkatan ruas jalan Parappe-Leppe dengan volume senilai 10 kilometer dengan besaran anggaran Rp15 miliar, jalan ruas Pallapallang-Tallubanua-Limboro-Tibun Kecamatan Sendana volume 13,5 kilometer senilai Rp26 miliar, jalan Tippulu-Ratte Padang Tammerodo Kecamatan Tammerodo Sendana volume 4,4 kilometer senilai Rp8 miliar serta peningkatan, jalan Poros Tande Kecamatan Banggae Timur, Limboro-Kabupten Polman volume 8 kilometer senilai Rp9 miliar.

“Perlu digaris bawahi untuk program ini, sudah kami koordinasi dengan bupati terpilih, mudah mudahan bisa menjadi skala priortas Pemprov Sulbar,” ucapnya.

Sementara, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menyampaikan beberapa program prioritas dan strategies yang menjadi perhatian untuk mensinergikan, yaitu percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas provinsi-kabupaten dan penguatan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19.

“Kita berharap, melalui rakor ini perlu di agendakan secara terencana, selain sebagai forum Silaturahmi juga dalam rangka monitoring dan pembinaan serta evaluasi program kegiatan Pemprov dan kabupaten,” ujar mantan Bupati Polman itu.(hfd/smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *