Petakan Potensi Tambang, Rapikan Izin Usaha

  • Whatsapp
FOTO: IDRUS IPENK
IKHSAN Lasami saat menerima bendera PERHAPI Sulbar sebagai tanda nahkoda baru periode 2021-2024, di salah satu hotel di Mamuju. Minggu 11 April 2021.

PENGURUS Daerah Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Provinsi Sulawesi Barat kini dinahkodai Ikhsan Lasami.

Ikhsan akan menggawangi kepengurusan PERHAPI Sulbar periode 2021-2024, setelah menjalani pelantikan pada Minggu 11 April 2021.

Pihaknya segera melakukan rapat kerja pengurus, untuk penguatan internal kelembagaan yang mengacu pada AD/ART organisasi.

“Kami akan melakukan konsolidasi internal dulu, kemudian memetakan potensi-potensi pertambangan, utamanya juga mengenai izin usaha pertambangan di Sulbar,” papar Ikhsan Lasami usai dilantik di salah satu hotel di Mamuju, akhir pekan kemarin.

Berdasarkan catatannya, dari total 108 pertambangan di Sulbar, belum seluruhnya patuh mengenai izin. Baik izin eksplorasi maupun operasi produksi.

“Misalnya, kepala teknik tambang yang dipersyaratkan Mentri ESDM, baru 10 persen yang menerapkan dari jumlah izin yang ada. Ini akan kita programkan kedepan,” sebut Ikhsan Lasami.

Kedepan pihaknya akan melakukan fasilitasi pelatihan Kepala Teknik Tambang, untuk menyeimbangkan kebutuhan di Sulbar.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Idris DP, mewakili gubernur mengatakan kehadiran PERHAPI di Sulbar bisa memperkuat urusan-urusan pertambangan.

Apalagi potensi sumber daya alam daerah ini sangat besar. Hanya saja belum sepenuhnya terkelola dengan baik.

“Kita berharap PERHAPI Sulbar, dapat mendorong strategi pengelolaan pertambangan dengan baik,” harap Idris.

Menurutnya, PERHAPI Sulbar dapat menjadi lokomotif baru, dalam rangka mendorong langkah yang lebih progresif berkaitan dengan pertambangan.
Sekda menilai spirit baru PERHAPI Sulbar dapat mendorong kemajuan pertambangan, sebab ia menyadari di enam kabupaten di Sulbar, masih jauh dari rasio ketersediaan tenaga profesional.

“Kiranya keberadaan organisasi ini harus di maksimum-kan, bagiamana membuat organisasi ini jangan melihat jumlah tetapi peran-peran yang dimainkan terutama konsolidasi program,” sebut Idris.

POTENSI TAMBANG SULBAR
Pelantikan dan pengambilan sumpah berlangsung secara virtual oleh Sekjen DPP PERHAPI, Resvani.

Resvani melihat Provinsi Sulbar terbilang masih baru, tetapi memiliki potensi luar biasa. Seperti emas, biji besi, batu bara, mangan yang bisa di transformasi kan menjadi keunggulan di Sulbar.

Apabila itu bisa terkelola dengan baik dan profesional, hal itu akan mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi semakin tinggi di Indonesia khususnya di Sulbar.

“PERHAPI Sulbar diharapkan dapat selalu tampil membantu pemerintah dan industri yang dapat mengawal industri pertambangan yang akan membangkitkan ekonomi daerah dan ikut serta pembangunan nasional,” jelasnya.

Pelantikan dihadiri Ketua Gapensi Sulbar Hasrat Lukman, Perwakilan KADIN Naska M Nabhan, dan Perwakilan Dinas ESDM Sulbar. (idr/cm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *