PTN Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

  • Whatsapp
PTN Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
DIKLAT. Bupati Majene Lukman pada pembukaan Diklat 3 in 1 Pembuatan Aneka Olahan Berbasis Coklat Angkatan IV 2021 dari BDI Makassar, di Aula Kantor Dinas Koperindag Majene.

MAJENE, SULBAREXPRESS.CO.ID – Bupati Majene Lukman Nurman menyatakan, bahwa beberapa tahun terakhir Majene mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup baik.

“Pertumbuhan ekonomi ini ketika adanya PTN (Perguruan Tinggi Negeri) berdiri di Majene, sehingga tempat kuliner makin tumbuh subur dan sehat,” tutur Lukman pada pembukaan Diklat 3 in 1 Pembuatan Aneka Olahan Berbasis Coklat Angkatan IV 2021 dari Balai Diklat Industri (BDI) Makassar, di Aula Kantor Dinas Koperindag, Minggu (04/04/21).

Diklat ini, merupakan peluang untuk menjadi tuan rumah dalam hal menerima banyak warga luar yang masuk ke Majene untuk makan minum maupun rekreasi. “Diklat ini dimulai tanggal 4 sampai 9 April 2021. Pelaksanaan prakteknya di Aula B’Nusabillah Majene,” terangnya.

Diuraikan, coklat salah satu jenis makanan yang banyak diminati orang luar, karena kualitas eksport dan berkhasiat luar biasa. “Untuk memenuhi kebutuhan tentu dibutuhkan varian jenis olahan coklat yang sehat,” urainya.

Melalui diklat lanjut Lukman, maka kreatifitas dapat terasa dalam mengolah coklat menjadi makanan yang menarik dan menggugah selera. “Manfaatkanlah moment ini sebaik baiknya, karena saatnya dapat belajar secara serius dalam mengolah coklat dan keluaran pelatihan ini akan mendapatkan sertifikat dari BDI dan bila nanti ada bantuan bagi UKM untuk pengusaha pengolahan coklat tentu para peseta yang akan jadi prioritas,” pesannya.

Ia menambahkan, apabila para peseta sudah keluar dari pelatihan, tentu dapat mengahsilkan uang sendiri dengan keahlian dalam mengolah coklat lokal yang dikelolahnya. “Bila sudah ada yang bisa produksi kue atau makanan lainnya, silahkan bawa ke Rujab Bupati, saya siap untuk membeli kue atau makanannya,” canda mantan Wakil Bupati Majene itu.

Sementara, Penyelenggaraan Kegiatan
Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BDI Makassar Agussalim menjelaskan, diklat dilaksanakan agar peserta mampu memahami basic cooking, kitchen equipment, kesehatan keselamatan kerja (K3) dan mampu membuat makanan serta minuman dari coklat.

“Sebanyak 75 peserta dari UMKM wilayah Kabupaten Majene ini akan diuji secara kompetensi. Instruktur yang digunakan adalah para Widyaswara, BDI Makassar dan praktisi UKM, dan ini pertama kali dilaksanakan di Majene,” akunya.(hfd/smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *