Puluhan Pemudik Putar Balik

  • Whatsapp
foto: GAZALI
Wakapolda Sulbar Brigjen Pol Umar Faroq melakukan pemantauan Pos Pengamanan penyekatan larangan mudik di Desa Paku Kecamatan Binuang, Polman, Selasa 27 April 2012.

POLEWALI, SULBAR EXPRESS.CO.ID – Penjagaan pos pengamanan penyekatan larangan mudik mulai diperketat. Hasilnya, puluhan pemudik dipaksa putar balik ketika akan melintas di Desa Paku Kecamatan Binuang, Polman, Selasa 27 April.

Pengetatan ini setelah Wakapolda Sulbar Brigjen Pol Umar Faroq bersama Dirlantas Polda Sulbar Kombes Deden Supriyatna, Dir Intel Polda, Kombes Iwan Surya Ananta di dampingi Kapolres Polman AKBP Ardi Sutriono memantau pos pengamanan penyekatan larangan mudik perbatasan Provinsi Sulsel-Sulbar, Selasa 27 April.

Bacaan Lainnya

Posko perbatasan tersebut mulai dijaga ketat tim gabungan Polres Polman dan Polsek Binuang, TNI dan Dishub melakukan pengamanan dan pembatasan kendaraan pengendara yang melintas di wilayah perbatasan Polman Pinrang.

Terlihat puluhan kendaraan terpaksa putar balik karena tidak bisa menunjukan surat rapid test atau PCR yang berlaku selama 1×24 jam. Syarat tersebut diwajibkan bagi setiap pemudik yang berasal dari luar Provinsi Sulbar dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Polman.

“Sosialisasi, pemeriksaan dan mengimbau larangan mudik sudah dimulai 22 April kemarin sampai 17 Mei,” kata Kasat Lantas Polres Polman, AKP Adriyan FK.

Pos pengamanan penyekatan pemudik di perbatasan didirikan lebih awal untuk mengantisipasi banyaknya pemudik yang pulang duluan. “Makanya ada pemeriksaan lebih awal,” ujar Adriyan.

Hal ini dilakukan berdasarkan visi misi berkaitan dengan Addendum Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan upaya pengendalian penyebaran Covid-19 dan pembatasan terhadap pemudik masuk dan keluar wilayah Polman.

“Kami mengimbau warga Polman di perantauan, untuk tidak mudik bila tidak memiliki surat rapid test PCR yang berlaku 1 kali 24 jam,” tutur Adriyan. (ali/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *