Yayasan Mission Care Bantu Mesin Air Minum, Ringankan Beban Masyarakat Terdampak Gempa

  • Whatsapp
foto: IST
Wakil Bupati Mamuju Ado Mas’ud melihat mesin air minum bantuan dari Yayasan Mission Care, Kamis 8 April 2021.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS.CO.ID – Bantuan untuk korban terdampak gempa di Mamuju dan Majene pada Januari lalu masih terus mengalir. Kali ini datang dari Yayasan Mission Care.

Seremoni penyerahan bantuan diserahkan oleh Ketua Umum Mission Care, Tony Yudianto Dematra, Kamis 8 April. Diterima secara simbolis oleh Wakil Bupati Mamuju Ado Mas’ud dalam kegiatan sederhana di kompleks BTN Tegar

Yayasan Mission Care memberikan bantuan satu mesin air minum sehat (depot) living water. Sebagai upaya meringankan beban masyarakat terdampak gempa khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan air minum,

“Untuk teknis pengelolaanya, diserahkan kepada kelompok swadaya masyarakat (KSM)
Tegar Mandiri Group,” kata Tony.

Tony menjelaskan, pihaknya memang konsen memberi bantuan kepada daerah-daerah terdampak bencana. Ia menilai setiap daerah yang mengalami musibah pasti akan kekurangan pasokan air bersih, sehingga yayasan Mission Care selalu memberikan bantuan berupa perangkat mesin air minum sehat.

Mesin yang diberikanpun, kata dia, adalah mesin khusus produksi Eropa dengan nilai ditaksir Rp100 juta. Berbagai keunggulan dari mesin air yang saat ini dioperasikan di area gerbang BTN Tegar Mamuju diantaranya, mampu memproduksi air 900 liter perjam dengan ekstaksi nano partikel, sehingga menghasilkan air yang benar-benar bersih dan sehat.

Atas bantuan tersebut, Wakil Bupati Mamuju Ado Mas’ud mengungkapkan, terimakasih tak terhingga kepada Yayasan Mission Care yang telah memberikan fasilitas produksi air minum yang dinilai memang sangat menjadi kebutuhan krusial bagi warga mamuju.

“Semoga bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh warga Mamuju. Selain itu kami juga berharap bantuan ini bisa menginspirasi kita semua untuk selalu berbagai kepada yang membutuhkan,” kata Ado Mas’ud.

Terpisah, ketua KSM Tegar Mandiri Group, Ikram Dwi Putra Muis, menjelaskan teknis pemanfaatan bantuan tersebut, akan menjalankan operasional produksi air minum sebagaimana biasa depot air minum. Namun yang membedakan disetiap harga jual galon air tersebut akan disisipkan sebagian untuk dijadikan donasi bulanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Sehingga Yayasan Mission Care tetap mendapatkan pahala jariah sebagaimana niat mereka untuk memberikan bantuan,” tandasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *