Bupati Tutup Pelatihan Dengan Permohonan Maaf

  • Whatsapp
Bupati Tutup Pelatihan Dengan Permohonan Maaf
PELATIHAN. Para Kades, BPD serta aparat desa se-Kabupaten Majene mengikuti pelatihan Pendidikan politik, di Hotel Ultima Horison Makassar, Senin 3 Mei 2021.

MAJENE, SULBAREXPRESS.CO.ID – Pendidikan politik tentu diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan rakyat agar dapat berpartisipasi secara maksimal dalam berpolitik.

Pendidikan politik bertujuan agar setiap individu dapat mengenyam dan memahami nilai-nilai ideal yang terkandung dalam sistem politik yang sedang diterapkan. Selain itu, setiap individu dapat menjadi warga negara yang memiliki kesadaran politik untuk mampu mengemban tanggungjawab yang ditunjukkan dengan adanya perubahan sikap dan peningkatan pada partisipasi dalam dunia politik.

Harapan inilah sehingga pihak Badan Kesatuan Bangsa, Politik (Kesbangpol) Majene menggagas kegiatan melalui Pelatihan Pendidikan Politik tingkat desa dengan melibatkan para aparat desa, yakni Kades, BPD serta aparat desa se-Kabupaten Majene, di Hotel Ultima Horison Makassar, Minggu 2 hingga Senin 3 Mei.

Kepala Badan Kesbangpol Majene Rustam Rauf berharap, melalui pelatihan pendidikan politik akan menjadi catatan positif dalam menata pendidikan politik ditingkat desa. “Para aparat desa, mulai dari Kades hingga BPD harus saling sinergitas dalam mewujudkan pembangunan desa yang maju dengan menjauhkan rasa egosrktoral dari setiap personal, baik Kades maupun BPD dan aparat desa lainnya,” papar Rustam.

Sebelum menutup pelatihan, Bupati Majene Lukman mengatakan, seluruh kades telah memiliki ilmu politik yang mumpuni, namun melalui pelatihan akan mendapatkan sesuatu yang baru dari para pemateri yang cukup handal dibidangnya.

“Saya menyampaikan informasi kepada para Kades, BPD dan aparat desa, bahwa terkait iuran BPJS Kesehatan yang dapat dibayarkan melalui sharing dana desa yang saat ini masih sangat kurang partisipasinya, serta bagaimana mengantisipasi Pandemi Covid-19 ditengah mudik lebaran,” pesannya.

Lukman juga mengatakan, selama kurang lebih 5 tahun pemerintahan MP3, hampir tidak ada persoalan politik yang cukup pelik dihadapi, sehingga sampai titik akhir pemerintahan MP3 semua tetap berjalan normal. “Saya menyampaikan permohonan maaf bila selama memimpin terdapat sesuatu yang tidak berkenan dan ada janji yang belum ditunaikan, mohon kiranya untuk dimaafkan,” harapnya.

Pelatihan yang terlaksana selama dua hari itu, dibawakan sejumlah pemateri, diantaranya Lektor Fakultas Politik Pemerintahan IPDN Dr. Baharuddin Thahir, Ketua Gerbang Tani Indonesia dan Staf Ahli Kementerian Desa RI Idham Arsyad dan Kepala Badan Kesbangpol Kab. Majene Rustam Rauf.

Hadir dalam pelatihan, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kadis PMD Majene, para Camat, Kabag Pemerintahan Setda Majene, para Kades, BPD dan perangkat desa lainnya.(hfd/smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *